JawaPos.com – Kehadiran pedangdut Ibukota bernama panggung Duo Ratu Serigala mendapat penolakan di Kota Binjai. Aksi panggung yang rencananya akan dihelat Sabtu (15/9) terancam batal.

Duo Ratu Serigala dijadwalkan akan mengisi acara Forum Silaturahmi Anak Bangsa yang digelar di Waterpark Ovanny, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jatinegara, Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Duo Ratu Serigala akan berada satu panggung dengan Master Limbad, pesulap beraliran Fakir Magician.

Penolakan terhadap Duo Ratu Serigala, datang dari Ormas Islam. Pertemuan antara penyelenggara dengan gabungan Oramas Islam sudah dilakukan, Jumat (14/9). Dalam pertemua itu, gabungan Ormas Islam dari beberapa lembaga mengancam akan melakukan sweeping hingga pembubaran, jika Duo Ratu Serigala tetap tampil. Massa menilai, penampilan mereka memancing maksiat.



Pertemuan antara penyelenggara dengan gabungan Oramas Islam sudah dilakukan, Jumat (14/9). (Istimewa)

“?Masyarakat bertanya, apa Binjai bukan kota religius lagi?. Apa enggak ada yang bisa dipanggil grup lain?,” tanya Ustadz Sani, mewakili massa aksi penolakan Duo Ratu Serigala saat menemui perwakilan DPRD Binjai, Jumat (14/9).

Nama salah satu Calon Legislatif (Caleg) pun terseret. Juliati dari Gerindra disebt-sebut sebagai pengagasnya. Namun, massa sama sekali tidak mengaitkan penolakan itu, lantaran ada tendensi politik.

“Kami menolak Duo Serigala, akan sweeping juga. Tidak ada tendensi politik. Tendensi apapun tidak ada, karena semua kita tahu dalam bergerak tidak ada bayaran,” jelas Sani.

Sementara itu, Juliati menanggapi langsung tolakan aksi kehadiran Duo Ratu Serigala dalam acara digagasannya tersebut. “?Alhamdulillah saya merasa sangat sangat berterimakasih, karena yang begitu peduli terhadap saya. Sehingga kegiatan yang akan kami laksanakan esok hari sangat menjadi perhatian,” katanya.

Pihaknya mengaku sudah bertanya kepada manajemen dari Duo Ratu Serigala. Penampilannya diklaim tidak akan vulgar karena sudah berganti manajemen. Pedangdut itu pun dikabarkan tidak dibayar untuk manggung di Binjai.

“Forum Silaturahmi Anak Bangsa yang diadakan di Binjai ini, semata-mata untuk membantu kaum duafa dan kaum tidak mampu,” ujar Juliati

Dalam acara yang digelar besok, ada 1,5 ton beras yang akan dibagikan. Master Limbad yang akan tampil juga ingin tunjukkan aktraksinya.

“(Master Limbad) juga tidak kami bayar. Baju yang digunakan juga santun. Namun begitupun menentang, sama-sama kita dengarkan,” tandasnya.

(pra/JPC)