Radar Malang Logo

Gaya Hidup Tak Boleh Buat Ibu Malas Menyusui

MALANG KOTA–Sebagai seorang perempuan, menyusui merupakan kodrat yang harus dilakukan. Namun, belakangan ini banyak perempuan yang enggan menyusui buah hatinya karena persoalan gaya hidup.

Direktur RS Hermina Tangkubanperahu dr Zulkarnain Pohan MM mengatakan, kualitas ASI (air susu ibu) jauh lebih baik daripada susu formula. Sehingga dia mengimbau kepada para ibu agar tidak malas menyusui buah hatinya. ”Buatan Tuhan pasti jauh lebih baik dari buatan manusia,” paparnya di sela-sela acara seminar manajemen laktasi, Senin kemarin (25/4).

Zulkarnain menjelaskan, susu formula mengalami proses pembuatan yang panjang. Sehingga banyak kemungkinan terkontaminasi oleh bakteri yang tidak diinginkan. ”Dalam prosesnya, banyak hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti masuknya bakteri atau hilangnya zat-zat penting yang dibutuhkan dalam tubuh bayi,” paparnya.

Selain itu, Zulkarnain juga menyayangkan banyak perempuan yang mencari jalan praktis. Seperti wanita karir yang tidak sempat memberikan ASI kepada bayinya. ”ASI kan bisa diambil dan disimpan. Jadi tidak ada alasan tidak menyusui,” tegasnya.

Sementara itu, dokter spesialis anak konsultan Dr Siti Lintang Kawuryan SpA(K) mengatakan, ASI mempunyai banyak kelebihan bagi bayi. Baik dari segi gizi, daya tahan tubuh, fisik, psikologis, kebersihan, dan ekonomis. ”ASI merupakan makanan paling sesuai untuk semua neonates, termasuk bayi prematur,” papar Siti saat memberikan materi menyusui eksklusif.

ASI eksklusif sendiri mempunyai makna memberikan ASI saja tanpa makanan atau minuman lain termasuk air putih, kecuali obat vitamin dan mineral, hingga usia bayi mencapai enam bulan. Karena bayi dengan usia kurang dari enam bulan belum punya enzim pencernaan yang sempurna. ”ASI mengandung enzim yang memudahkan pencernaan,” terang Siti.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar