Radar Malang Logo

Bantu Teman, Rumah Polisi Disita Bank

MALANG KOTA – Niat Aiptu Suyanto, anggota Polres Malang Kota, awalnya baik. Dia ingin membantu salah satu temannya, Suheri, yang sedang terkena masalah keuangan. Pada 2012, dia meminjamkan sertifikat tanah dan rumahnya di Jalan Danau Maninjau Nomor 138, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, untuk jadi agunan Bank Nusantara Parahyangan (BNP).

 

Selama dua tahun berjalan, pinjaman senilai Rp 375 juta lancar-lancar saja. Namun, pada awal 2016, cicilan Suheri ke BNP mulai tersendat. Di sinilah, masalah mulai muncul. Pihak bank beberapa kali menagih Suheri. Namun, setelah batas waktu pengembalian cicilan habis, pihak bank mengajukan permohonan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang untuk menyita rumah yang jadi agunan. Nah, berdasar surat bernomor 26/Eks/2016/PN.Mlg, juru sita PN Kota Malang, kemarin (26/1) siang, menyita rumah seluas 300 meter persegi tersebut.

Meski sempat ada penolakan dari Suyanto, proses eksekusi terbilang lancar. Sebanyak 198 anggota Polres Malang Kota ikut mengamankan proses penyitaan ini.

Tim juru sita harus bekerja ekstra dalam eksekusi. Sebab, dua pintu depan rumah dikunci rapat menggunakan gembok berlapis. Akhirnya, untuk membuka pintu pagar, harus dengan cara paksa. Termasuk, untuk membuka setiap ruangan di dalam rumah juga dengan cara paksa.

Suyanto, sebagai pemilik, ikut menyaksikan proses penyitaan itu. Bahkan, dia meminta tim juru sita agar tidak merusak satu barang pun. ”Awas, jangan sampai ada yang rusak. Sebab kalau ada, saya bisa tuntut,” ancam Suyanto ketika melihat rumahnya mulai dikosongi.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar