Radar Malang Logo

Peduli Lingkungan Kampanyekan Lewat Fashion

MALANG KOTA – Ada yang berbeda di Mal Olympic Garden (MOG), Sabtu pagi (4/3). Sebanyak delapan perempuan berhijab dengan memakai busana berwarna senada, yakni kombinasi hitam dan putih itu terlihat melakukan mini fashion runaway di sekitar lantai ground dan lantai 2. Mereka juga melengkapi diri dengan membawa poster bertuliskan kata-kata yang berhubungan dengan kampanye fashion.

Bak model profesional, mereka berjalan berlenggak-lenggok menyusuri setiap titik di lantai dasar MOG. Bahkan, mereka juga melakukan fashion show melewati eskalator yang menghubungkan lantai dasar dan lantai 2. Mereka merupakan finalis Duta Hijab Radar Malang 2017.

Ya, aksi mereka merupakan rangkaian dari road to Malang Fashion Movement (MFM) 2017 yang bakal digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), 23–24 April mendatang. Ada 68 desainer dari berbagai kota bakal menampilkan karya fenomenalnya di ajang MFM.

”Ini merupakan rangkaian fashion invasion dari MFM 2017. Istilahnya sebagai bentuk kampanye (campaign),” ujar Project Officer MFM 2017 Belinda Rizky Amalia ketika ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.

Belinda menyampaikan, tema pada gelaran MFM yang digelar Jawa Pos Radar Malang kerja bareng Universitas Negeri Malang (UM) tersebut yakni peduli lingkungan. ”Jadi, campaign ini lebih semacam bentuk protes, kalau fashion itu tidak melulu harus merusak lingkungan. Misalnya penggunaan kulit binatang sebagai bahan dasar fashion,” paparnya.

Hal itu juga terlihat dari kata-kata yang tertera di poster yang mereka bawa. Di antaranya animal print not animal skin (corak binatang bukan kulit binatang), make fashion not war (membuat fashion bukan perang), no animal testing (tidak ada pengujian hewan), dan lain sebagainya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar