Radar Malang Logo

Feminin dan Elegan dengan Rancangan Tema Alam

MALANG KOTA – Para desainer Malang Fashion Movement (MFM) tahun ini benar-benar memanfaatkan apa pun yang bisa menjadi ide untuk rancangan busana mereka. Salah satunya, dengan mengamati alam. Seperti desain-desain karya Miranti. Perempuan yang masih tercatat sebagai mahasiswi Program Studi (Prodi) Tata Busana Universitas Negeri Malang (UM) tersebut, menyiapkan busana bertema ”Tree from Another Street”.

Konsep busananya ready-to-wear dengan gaya street style. Tapi, tetap terlihat feminin dan elegan. Miranti mengaku, mendapatkan ide setelah mengamati pohon-pohon di pinggir jalan. ”Pohon-pohon itu punya banyak manfaat. Mulai dari melindungi pengguna jalan dari sengatan matahari, hingga menjaga udara tetap bersih dan sehat,” kata Miranti, kepada Jawa Pos Radar Malang, Rabu (8/3).

Peserta MFM 2017 lainnya, Muchammad Fatikh, juga mengambil inspirasi dari alam. Dia merancang busana ready-to-wear untuk wanita. ”Konsepnya siluet. Busana ini termasuk dalam jenis ready-to-wear deluxe yakni dengan tampilan akhir kasual dan glamor. Jadi, desain biasa tapi detailnya bikin glamor,” urai pria asal Pasuruan itu.

Mengangkat tema ”Natural Silhouette”, Fatikh memberikan ornamen pada busana rancangannya. Mulai painting 3D hingga bordir. ”Busana ini terinspirasi saat saya bangun pagi dan melihat langit dan bayang-bayang pohon yang membentuk siluet,” ujar lulusan Politeknik Negeri Malang (Polinema) itu.

Untuk bahan, Fatikh memadukan kulit sintetis dan kain duches dalam busana rancangannya. Sementara, warna yang dia pilih adalah biru laut. ”Busananya masih belum jadi. Sekarang, sebatas desain saja. Target saya, awal April harus sudah selesai,” pungkas pria yang kini bekerja di perusahaan kosntruksi ini. (viq/c4/muf)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar