Radar Malang Logo

Arek Bantur Sukses Dirikan Studio Animasi

Langkah Aditya Yustanto memutuskan untuk berkecimpung di dunia animasi dan mendirikan Mocca Animation Studio, 2013 silam, tergolong sukses. Bermodal awal dua unit komputer, kini arek Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini, menorehkan berbagai prestasi dan jadi jujukan ratusan pelajar/mahasiswa magang dari berbagai daerah.

WARTAWAN: ABDUL AZIZ MAHRIZAL

Rabu pekan lalu (8/3) sekitar pukul 16.00, Jawa Pos Radar Malang mendatangi rumah di Jalan Danau Tondano A1 Nomor B24, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, yang tak tampak seperti sebuah kantor produsen animasi. Hanya terpampang spanduk berukuran 3 x 1 meter berlatar warna oranye, bertuliskan ”Mocca Animation Studio”. Begitu masuk, sekitar 25 orang sibuk dengan layar komputer masing-masing. Tak terkecuali Chief Executive Officer (CEO) Mocca Animation Studio Aditya Yustanto. Ya, ruang tengah rumah (berukuran 4 x 5 meter) yang baru dikontraknya 2 bulan itu, disulap bak kantor. ”Ya di tempat sempit ini kami kerjanya, mepet dapur juga. Jika lapar, tinggal masak,” kelakar pemuda 26 tahun itu.

Obrolan lantas berlanjut di ruang tamu. Tampak berjajar rapi belasan trofi di lemari yang juga berfungsi sebagai rak tersebut. Di antaranya 4 trofi juara Animation Festival (Anifest) Jatim yang diadakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, berturut-turut, mulai 2013–2016. Selang beberapa detik kemudian, lima anak pamit pulang dan menyalami pemuda kelahiran 16 September 1990 itu. Mereka adalah anak magang dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta. ”Memang selain terima order jasa animasi 3D (tiga dimensi), kami juga buka program edukasi untuk magang,” beber sulung dari dua bersaudara pasangan Moch. Ali-Mudrikah ini.

Diploma Game Animasi Universitas Negeri Malang (UM) itu menjelaskan, sekarang, di samping menerima berbagai pesanan animasi dan menggarap karya pribadi, Mocca Animation Studio aktif jadi wadah edukasi terutama bagi pelajar/mahasiswa magang. Total, sebanyak 83 anak magang tersebar dari berbagai daerah. Di antaranya mahasiswa Binus Jakarta dan STMIK Asia Malang, serta siswa SMK dari Semarang, Jogjakarta, Mojokerto, Surabaya, Malang, dan Tulungagung. ”Karena rumah kontrakan yang ini sempit, kami kontrak rumah juga tidak jauh dari sini, yakni di Blok A1 Nomor B19. Di sana khusus anak magang,” urainya.

Tahun lalu saja, dia telah meluluskan sekitar 50 anak magang dan 20 persennya masuk dunia industri animasi ternama. Seperti MD Animation (produsen Adit Sopo Jarwo), Infinite Batam, dan sebagian lainnya direkrut Mocca Animation Studio sendiri. ”Anak magang bayar Rp 100 ribu per bulan, fasilitasnya ya terdiri dari mentor kompeten, kurikulum magang sesuai dengan industri,” jelas pemuda asal Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang itu.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar