Radar Malang Logo

Cara UM Dorong Riset Hasilkan Produk Berguna

KOTA MALANG – Hasil riset dosen selama ini masih banyak yang belum dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Sebab, riset-riset itu hanya berhenti pada laporan. Oleh karena itu, Laboratorium Sentral Universitas Negeri Malang (UM) berupaya untuk mengubah mindset tersebut sehingga riset dosen harus bisa menghasilkan produk yang berguna.

 

Rektor UM Prof Dr AH Rofi’uddin MPd menyatakan, fokus Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) saat ini adalah produk-produk yang berdaya guna. Jadi, perguruan tinggi tidak sekadar sebagai tempat publikasi, melainkan juga dituntut untuk menghasilkan produk dari riset dan mampu mengembangkannya. Bentuknya berupa produk prototipe yang siap dipasarkan dan produk-produk untuk dunia industri. ”Penelitian yang dianjurkan Kemenristekdikti di perguruan tinggi harus memenuhi tiga syarat utama, yaitu research and development, produk prototipe, dan produk industri,” katanya, Jumat lalu (13/3).

Dia menerangkan, dahulu, tuntutan penelitian masih sangat umum, tetapi sekarang sudah lebih spesifik. Karena itu, setiap perguruan tinggi harus dapat menunjukkan kinerjanya. ”Selama ini, kita terkendala pada penelitian yang hanya sampai pada publikasi, sedangkan uji coba lanjut untuk menghasilkan suatu produk penelitian yang siap diserap dunia industri masih kurang,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UM Drs I Wayan Dasna menyampaikan, peningkatan kualitas riset tersebut bisa diimplementasikan lewat Pusat Unggulan Iptek (PUI) UM. Sebab, itu merupakan organisasi yang berkolaborasi dengan organisasi lain yang melaksanakan kegiatan riset bertaraf internasional.

Menurut dia, dengan berdirinya PUI, akan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan. PUI akan mengembangkan tiga kapasitas kelembagaan. Yaitu, kapasitas sumber daya dan kapasitas mendapatkan akses informasi. Kemudian, mengembangkan riset serta menghasilkan  produk unggulan.

Upaya tersebut akan diawali dari Laboratorium Sentral Mineral dan Material Maju UM yang mengadakan rapat kerja Research on Advanced Material for Industries, 8­–10 Maret 2017 lalu.  Sebanyak 31 perserta yang ikut dalam kegiatan tersebut terdiri dari dosen fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA) dan fakultas teknik (FT). Tujuannya agar penelitian yang dilakukan dosen di kedua fakultas tersebut dapat menghasilkan penelitian yang bisa terserap ke dunia industri. (kis/c3/lid)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar