Radar Malang Logo

Taksi Online Akhirnya Dioperasi Juga

MALANG KOTA – Setelah Wali Kota Malang Moch. Anton melarang transportasi berbasis online beroperasi hingga April 2017, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang gencar menyelenggarakan operasi gabungan. Kemarin (16/3), operasi gabungan (opsgab) dari jajaran TNI-Polri, Dishub Kota Malang, dan Dishub Provinsi Jatim berhasil menjaring enam unit transportasi berbasis online. Di antaranya taksi Grab dan Uber.

 

Operasi gabungan dipusatkan di satu titik, yakni di halaman Taman Krida Budaya Jatim, Jalan Soekarno-Hatta. Para driver yang tengah mengantar penumpang dicegat dan diberhentikan di lokasi. Selanjutnya, petugas opsgab melakukan pemeriksaan administrasi dan perizinan driver serta mobil yang digunakan untuk mengangkut penumpang.

Kepala Dishub Kota Malang Kusnadi mengungkapkan, opsgab digelar merupakan pelaksanaan hasil kesepakatan pertemuan pada Selasa lalu (7/3). Intinya, disepakati adanya larangan operasional transportasi berbasis online hingga April mendatang. Keputusan itu untuk merespons aksi mogok ribuan sopir angkutan kota (angkot) dan taksi konvensional di bundaran Alun-Alun Tugu.

Dishub Kota Malang bersama Polres Malang Kota dan DPRD Kota Malang berkonsultasi ke Dishub Jatim. Hasilnya, akan dilakukan opsgab penertiban. ”Kesepakatan itu kami tindak lanjuti dengan menggelar opsgab taksi online,” ujar Kusnadi.

Menurutnya, opsgab tersebut tidak hanya dilakukan sehari saja, tapi akan terus berlanjut. ”Hingga kapan dan di mana? Itu rahasia juga,” katanya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar