Radar Malang Logo

Yukk, Santai di Hutan Pinus

KABUPATEN MALANG – Membicarakan tempat wisata di Kabupaten Malang, seolah tiada habisnya. Seperti Pinus Semeru atau Hutan Pinus Sumber Putih (HPSP) di Desa Sumber Putih, Kecamatan Wajak. Objek rekreasi yang baru dibuka dua bulan ini menjadi magnet baru bagi wisatawan. Khususnya, mereka yang senang berpetualang di alam.

Wanawisata HPSP tersebut berada di kaki Gunung Semeru. Untuk menuju ke sana, memang tidak mudah. Jalan tanah yang naik turun dan cukup licin karena sedikit berpasir, menambah tantangan. Sulitnya medan juga membuat destinasi wisata ini lebih istimewa. Sebab, HPSP seperti tempat wisata privat yang hanya dikunjungi orang-orang terbatas.

Meski susah, pengunjung akan disuguhi pemandangan indah di sepanjang jalan. Yakni, berupa hamparan hutan di kanan dan kiri jalan. Saat menatap ke depan pun, tampak Gunung Semeru dengan kepulan asapnya berdiri dengan gagah. Udara yang sejuk serta lalu lalang petani dari kebun juga menyajikan nuansa kental pedesaan. Bambang Purnomo, kepala Desa Sumber Putih, menyatakan, wisata itu memang baru dibuka. ”Kurang lebih dua bulan ini. Jadi, belum terlihat ramai,” kata dia. Rencananya, dilakukan pengem bangan dengan menambah tempat camping dan flying fox.

Menurut dia, HPSP ini mempunyai peman dangan yang indah. Dari tempat tersebut, saat malam, Kota Malang terlihat gemerlap. ”Kalau cuacanya cerah, Gunung Semeru terlihat jelas, Bendungan Karangkates juga terlihat,” kata Bambang. Dia mel anjutkan, akan dibentuk Lem baga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKDPH) yang di dalamnya akan diisi pemuda karang taruna. F. R. Zain, ketua Karang Taruna Gama, Desa Sumber Putih, menam bahkan, perizinannya masih diajukan ke Perhutani.

Dengan begitu, pengunjung yang datang belum dikenai tiket masuk. ”Kami berkomitmen, sebelum izinnya keluar dari Perhutani, tidak buat tiket dulu,” kata dia. ”Pengunjung hanya dikenai biaya parkir Rp 2.000 saat akhir pekan. Uang parkir itu untuk membeli perlengkapan seperti payung-payung ini,” kata pria yang akrab disapa Bang Jai itu. Dia pun mem beberkan, wisata HPSP ini bakal di-launching. Rencananya, 30 bu le asal Jerman juga akan datang, sekaligus melihat kearifan lokal desa ini. (adk/c3/nen)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar