Radar Malang Logo

Ribuan Aremania Boyong Piala Presiden 2017 ke Sumawe

KABUPATEN MALANG – Nuansa juara Piala Presiden 2017 masih begitu terasa. Kemarin (19/3) misalnya, lebih dari 5.000 Aremania melakukan napak tilas Arema dengan memboyong trofi juara Piala Presiden 2017 dari depan kantor Arema FC, Jalan Kertanegara, Kota Malang, menuju Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang.

 

Tiba di lapangan Desa Harjokuncaran, ribuan Aremania disambut oleh Presiden Kehormatan Arema FC Rendra Kresna. Hadir pula Ketua Korwil Aremania Sumawe Abdul Rahman. Dari jajaran manajemen Arema FC, tampak Media Officer Sudarmaji dan panpel Arema Abdul Haris. Sedangkan tim pelatih dan pemain tidak hadir karena masih menjalani masa liburan. 

Rendra menyatakan, tanpa Arema dan Aremania, sepak bola Indonesia terasa hampa. Itu bisa dilihat dari setiap kali laga Arema, baik di kandang maupun tandang, selalu saja stadion hampir penuh. ”Saya kira sepak bola Indonesia tidak akan bergelora kalau tidak memiliki Arema,” kata Rendra yang disambut aplaus ribuan Aremania.

Dia menjelaskan, saat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dibekukan oleh FIFA, liga Indonesia berhenti sehingga sebagian Aremania kehilangan hiburan maupun pekerjaan. ”Kemudian kami meminta orang dekat presiden agar mengadakan kompetisi lagi. Hasilnya, Piala Presiden digelar. Jadi, turnamen ini salah satu inisiatornya adalah Arema,” kata Rendra.

Sebagai presiden klub, tentu dia bangga tak terkira karena Arema bisa menjadi juara Piala Presiden. Namun, juara di turnamen ini saja tak cukup. Dia pasang target, pada 2017 ini, pasukan pelatih Arema Aji Santoso harus meraih juara di kompetisi kasta tertinggi: Liga 1 (dulu Liga Indonesia). ”Pertengahan April mendatang sudah mulai Liga 1. Semoga Singo Edan bisa juara juga,” tegas Bupati Malang dua periode ini.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar