Radar Malang Logo

Padukan Busana Glamor dan Eksklusif

KOTA MALANG – Anda ingin tahu desain busana yang apik, unik dan berbeda dari yang lain? Itu akan disuguhkan dalam ajang Malang Fashion Movement (MFM) 2017. Ajang fashion pertama tingkat nasional yang digelar di Kota Malang ini, akan menampilkan karya 24 desainer profesional dari berbagai kota.

 

Misalnya, karya yang disuguhkan Silla Dawilah. Salah satu desainer profesional yang akan memamerkan karyanya pada grand show, 23-24 April mendatang itu, membawakan busana ready-to-wear dengan corak batik berbahan sifon sutra. ”Batiknya saya rancang sendiri. Istilahnya batik khas Le Silla,” terang desainer 28 tahun tersebut.

Hingga kini, kata Silla, busananya masih dalam tahap pengerjaan. Konsepnya memadukan antara etnik, glamor, dan eksklusif. Untuk mempercantik tampilan, dia menambahkan aplikasi handmade seperti kalung. ”Proses pengerjaan busananya masih 20 persen,” ujar perempuan kelahiran 1989 ini.

Keikutsertaannya di ajang MFM 2017 itu merupakan kali pertama. Tahun ini dia ingin berpartisipasi. Sebab, tahun-tahun sebelumnya Silla tidak bisa ikut karena didapuk sebagai juri. ”Saya juga ingin mengenalkan batik dari Le Silla yang punya desain unik dan catchy,” kata ibu dua anak itu.

Senada dengan Silla, desainer lain yakni Ibrahim Candra, akan menghadirkan karya berbeda. ”Lebih ke Japanese Fusion dengan tema The Rainbow of The World,” tutur pria kelahiran 28 September 1990 ini.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar