Radar Malang Logo

Peserta MFM Boleh Tanya Jawab dengan Juri

MALANG KOTA – Peserta Radar Malang Model Search di gelaran Malang Fashion Movement (MFM) 2017 yang mengikuti technical meeting (TM) di kantor redaksi Jawa Pos Radar Malang, kemarin (16/4), mendapat informasi tambahan. Sebab, panitia memaparkan teknis perlombaan, tata letak panggung, dan jadwal pengaturan lokasi.

Dengan informasi tersebut, peserta bisa mempersiapkan diri. Termasuk, memaksimalkan potensinya saat show di catwalk, pada 23-24 April mendatang. Ajang fashion kali ketiga yang digelar Jawa Pos Radar Malang itu, bakal dihelat di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM). Koordinator Panitia Radar Malang Model Search Selma Kirana menyatakan, pihaknya tidak mewajibkan peserta mengikuti TM. Dari total 53 peserta, hanya 25 orang yang mengikuti TM. ”Yang nggak ikut TM, berarti tidak bisa sharing dan tanya jawab dengan panitia mengenai peraturan,” katanya, kemarin.

Selain mendapatkan informasi tentang teknis perlombaan dan tata letak panggung, kata Selma, peserta bisa kenal langsung dengan juri. ”Dalam perlombaan ini (Radar Malang Model Search), kategori laki-laki dan perempuan tidak dipisah. Pemenangnya akan dapat golden ticket untuk tampil tanpa audisi pada MFM tahun depan,” ujar dia.

Sementara itu, Nadia Al Gadri, salah satu peserta, menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan dress yang akan dikenakannya. Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengaku sudah sering mengikuti event serupa. ”Sudah fitting baju. Tinggal finishing saja,” terang perempuan yang juga Duta Pariwisata Kabupaten Sumba Timur tersebut. Gaun yang akan dikenakan gadis kelahiran Timor Leste ini adalah karya salah satu desainer di Malang. ”Dress-nya gaun party malam. Saat dipakai, badan akan terlihat ramping,” tandas mahasiswi semester empat itu.

Selly Wulan Aprilita, peserta lainnya, mengaku baru kali pertama ini mengikuti event model. ”Waktu TM, saya sempat grogi karena semua peserta kayaknya sudah profesional,” kata perempuan kelahiran Blitar itu. Rio Pratama, peserta lain, mengungkapkan, masih pilih-pilih baju. ”Maunya pakai baju yang cocok dan fi t di badan. Biar badan kelihatan oke,” jelas mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ini. (viq/c4/dan)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar