Radar Malang Logo

Pasutri Siyono-Nur Sholihah, Pelopor Pembuat Alat Dapur dari Kayu di Kota Batu

Jika Anda pergi ke Kota Batu dan menjumpai banyak alat dapur berbahan kayu yang dijual di pinggir jalan, itu tak lepas dari jasa pasangan suami-istri (pasutri) Siyono dan Nur Sholihah. Merekalah yang menjadi pelopor membuat alat dapur berbahan kayu di Junrejo, Kota Batu.

WARTAWAN: FARIK FAJARWATI

Siyono tampak asyik bergelut dengan obeng dan peralatan bengkel lainnya saat koran ini bertandang ke rumahnya di Dusun Rejoso, RT 01, RW 09, Desa Junrejo, Kota Batu, Kamis lalu (13/4). Sementara istrinya Nur Sholihah terlihat lebih santai. Ibu dua anak tersebut sedang membersihkan rumahnya dari debu sisa pemotongan kayu.

Maklum, rumah yang mereka tinggali tersebut sekaligus sebagai tempat memproduksi beragam jenis perlengkapan alat dapur yang terbuat dari bahan kayu. Untuk tempat proses pengerjaannya, mereka lakukan di samping dan belakang rumah tersebut.

Ratusan potong kayu sisa (gergaji) dengan lebar rata-rata 10x20 cm tampak disusun rapi di depan rumah tersebut untuk dijemur. Ya, hal itulah yang dilakukan pasutri ini agar kayu yang digunakan untuk membuat kerajinan tangan menjadi kering.

Berbeda dengan perajin kayu lainnya yang sudah menggunakan oven untuk mengeringkan bahan baku untuk membuat kerajinan. Pasutri ini malah memilih menggunakan cara tradisional, yakni memakai sinar matahari. ”Kalau di-oven, setelah kerajinannya jadi, pasti bentuknya akan berubah karena terkena panas,” kata Nur.

1
2
3
4

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar