Radar Malang Logo

Dimas Kanjeng Abal-Abal Beroperasi di Malang
BERITA TERKAIT

KOTA MALANG  – Dimas Kanjeng abal-abal ada di Malang. Korbannya adalah pasangan suami istri (pasutri) Ketut Arya, 37 dan Maria Ayu, 35. Warga Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali tersebut, jauh-jauh datang ke Kota Malang karena ingin menggandakan uangnya. Bukannya bertambah, uangnya justru raib digondol penipu.

Peristiwa ini terjadi Minggu (16/4). Saat itu, Arya yang sudah beberapa kali berkomunikasi via telepon dengan Sudarmono, warga Rejotangan, Tulungagung, janjian bertemu di Kota Malang. Lokasi yang dipilih adalah rumah makan di Jalan Agus Salim. Mereka saling kenal berkat teman Arya, tapi belum pernah bertemu.

Meski belum pernah bertemu langsung, Arya yakin bahwa Sudarmono bisa menggandakan uang. ”Kebetulan korban kesulitan ekonomi. Sedang membutuhkan uang untuk membayar kontrakan,” terang Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Heru Dwi Purnomo, kemarin (18/4).

Dalam pertemuan tersebut, Arya membawa uang Rp 20 juta. Harapannya, bisa digandakan menjadi Rp 80 juta. Lantaran niatnya ingin menipu, Sudarmono menyanggupi permintaan Arya. Akhirnya, Arya menyerangkan uangnya, setelah berbincang-bincang sebentar. Sebagai gantinya, Sudarmono menyerahkan tas berisi uang palsu.

”Tapi, dia (Sudarmono) berpesan, jangan langsung dibuka,” ujar Heru menirukan ucapan pelaku.

Sesampainya di mobil, Arya baru membuka tas yang disebut berisi uang. Arya kaget lantaran segepok uang dalam tas itu ternyata palsu alias uang mainan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar