Radar Malang Logo

Batu Diincar Produsen Rokok tanpa Cukai

KOTA BATU - Perusahaan rokok ilegal alias tanpa cukai rupanya menjadikan Kota Batu sebagai salah satu sasaran penjualan. Ribuan bungkus rokok tanpa cukai berhasil diamankan di kota dingin ini. Pengamanan rokok ilegal berbagai merek itu sebagaimana hasil razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu sejak awal Januari 2017 lalu.

Selasa (18/4), ribuan bungkus rokok ilegal tersebut diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang. Jumlahnya mencapai 4.961 bungkus rokok yang berisi 62 ribu batang. ”Kami belum menemukan keberadaan pabriknya. Rokok-rokok yang kami sita dan serahkan itu, hasil penyitaan dari sejumlah toko kelontong yang tersebar di Kota Batu,” kata Plt Kepala Satpol PP Kota Batu Robiq Yunianto, Selasa (18/4).

Dia menyebutkan, ke-4.961 bungkus rokok ini terdiri dari 16 jenis rokok tanpa cukai dengan pabrik berbeda. Antara lain dengan merek Pro Rizquana, Maha Dewa, Revil, Sumber Baru, Dimas, Gindang Biru, Starjos, Cendana, Daun Mild, Sang Juara, Gerbang, Tebu Alami, Ashoka, SB Mild, Exist86, dan Gudang Cengkeh. Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi KPPBC Tipe Madya Cukai Malang Surjaningsih menyampaikan, penemuan rokok ilegal tersebut akan dikembangkan untuk mengendus produsennya. (iik/c4/yak)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar