Radar Malang Logo

Entaskan Daerah tanpa Sinyal

KOTA BATU – Infrastruktur untuk jaringan komunikasi belum merata di Kota Batu. Mulai dari jairngan telepon, televisi, hingga internet. Sebagian warga harus bersusah payah untuk mendapatkan saluran televisi, juga telepon. Topografi Kota Batu yang berbukit membuat jaringan belum bisa masuk hingga ke pelosok desa. Pembangunan smart tiang atau minitower yang berfungsi sebagai repeater (atau penangkap frekuensi) bakal didirikan di sejumlah titik yang kesulitan menangkap sinyal. ”Rencananya, akan kami bangun tower supaya jaringannya bisa merata. Kemudahan mendapat informasi nantinya juga bisa dirasakan di pelosok,” kata Kepala Bidang Jaringan Infrastruktur Teknologi informasi dan Komunikasi, dan Aplikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu Adiek Imam Santoso, kemarin (20/4).

Dia mengakui, saat ini masih menghitung kebutuhan anggaran pembangunan tower tersebut. Oleh karena itu, dia belum bisa memastikan besarnya kebutuhan anggaran untuk pembangunan tower. ”Kemungkinan pada APBD 2018 mendatang, kominfo baru akan mengajukan penganggarannya,” kata Adiek Imam Santoso.

Dia mengakui, kondisi topografi di Kota Batu yang tidak merata, membuat pendistribusian jari ngan informasi tidak merata. Ada beberapa daerah yang tidak bisa menangkap frekuensi tertentu maupun sinyal. Selain mewacanakan pendirian tower, pihaknya mempersiapkan solusi lain berupa penjaluran jaringan fiber optic (FO). ”Kalau menggunakan kabel fisik seperti yang sudah-sudah kurang efisien, sementara dengan menggunakan sistem jaringan fiber optik, akan lebih efisien dan bisa menjangkau tempat-tempat sesulit apa pun,” kata dia.

Dedek –sapaan akrab Adiek– menyampaikan, saat ini sistem jaringan dengan menggunakan FO di Kota Batu sebenarnya sudah ada. Hanya saja, pemanfaatannya belum diterapkan di seluruh daerah di Kota Batu. ”Selain itu, Pemkot Batu juga masih bekerja sama dengan pihak swasta. Inginnya, pemkot punya sistem FO sendiri. Dengan demikian, dari segi anggaran pun lebih efi sien,” pungkas Dedek. (iik/c4/yak)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar