Radar Malang Logo

Hadapi Ramadan dan Lebaran, BI Siapkan Rp 3,5 Triliun

KOTA MALANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Malang menyiapkan uang tunai Rp 3,5 triliun untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama momen Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Angka ini lebih besar bila dibandingkan dengan realisasi penyaluran uang tunai pada 2016 lalu yang mencapai Rp 2,8 triliun.

Proyeksi ketersediaan uang tunai pada tahun ini juga lebih tinggi ketimbang tahun lalu. Seperti diketahui, tahun lalu, BI Malang memproyeksikan Rp 3 triliun untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran.

Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan, dan Administrasi BI Malang Rini Mustikaningsih mengungkapkan alasan mengapa perlu ada peningkatan jumlah proyeksi ketersediaan uang tunai. ”Kenaikan itu karena ada uang baru tahun emisi 2016,” ujar Rini ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin (12/5).

Momen Ramadan dan Lebaran dimanfaatkan BI Malang untuk mendistribusikan pecahan rupiah tahun emisi 2016. Dari total Rp 3,5 triliun yang bakal didistribusikan, sebagian besar merupakan pecahan uang baru. ”Bahkan, untuk pecahan kecil (Rp 1.000, Rp 2.000, dan Rp 10.000) perbandingannya tiga kali lebih banyak uang baru ketimbang yang lama,” jelas Rini.

Sementara untuk uang pecahan besar, yakni Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 100 ribu, komposisi antara uang lama dengan uang barunya 50:50. Seluruh uang pecahan untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran akan didistribusikan ke seluruh perbankan, termasuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Malang dan sekitarnya.

 ”Kami sudah koordinasi dengan bank yang mempunyai khasanah (ruang penyimpanan) besar. Sudah bisa diambil mulai awal Mei lalu. Tapi (sementara) tidak boleh diedarkan,” terang dia. Rencananya, uang-uang itu baru bisa diedarkan mulai awal Ramadan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar