Radar Malang Logo

Manfaatkan Internet atau Tergerus Zaman

KOTA MALANGVice President Marketing Bukalapak.com Bayu Syerli Rachmat menyebut, ada sekitar 600 ribu orang di Malang yang sudah memanfaatkan Bukalapak.com. Baik sebagai penjual maupun pembeli. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Malang makin tak bisa dilepaskan dari bisnis berbasis internet.

Data itu dipaparkan Bayu dalam seminar Digital Economics yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang. Tepatnya, di ballroom Hotel Gajahmada Graha kemarin (18/5). ”Suatu saat nanti atau beberapa tahun ke depan, uang akan makin bertebaran di dunia maya. Digital Economics sangat kuat pengaruhnya pada dunia bisnis,” kata Bayu.

Ingat, angka 600 ribu hanya dicapai oleh Bukalapak.com. Padahal, ada banyak portal e-commerce yang eksis saat ini. Bahkan, di Malang ada sejumlah pihak yang membuat situs e-commerce untuk menampung para pelaku usaha lokal.

Geliat bisnis digital ini harusnya dibarengi dengan upaya maksimal dari pemerintah. Fintech Office Bank Indonesia Safari Kasiyanto pun menyebut beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah. ”Salah satunya, mendorong perkembangan teknologi internet,” ujar Safari.

Bentuk dorongan itu bisa berupa penyediaan infrastruktur jaringan internet. Dan, jaringan listrik yang memadai hingga ke pelosok daerah. ”Percuma jika jaringan internetnya bagus, tapi pasokan listriknya tidak bisa mengimbangi,” kata dia.

Sementara itu, yang tak kalah penting, pemerintah harus terus mengedukasi masyarakat tentang internet. ”Terutama, konsekuensi atau dampak dari internet,” ujar dia.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar