MALANG – Kabar peretasan terhadap Bukalapak dan pencurian 13 juta akun aplikasi jual beli online tersebut ditanggapi oleh Head of Corporate Communication Bukalapak, Intan Wibisono. Ia membenarkan peristiwa tersebut, namun kejadianya bukan baru-baru ini melainkan beberapa tahun lalu.
“Kami selalu meningkatkan sistem keamanan di Bukalapak demi memastikan keamanan dan kenyamanan penggua,” kata Intan dalam keterangan resmi yang diterima radarmalang.id hari ini (Senin, 18/3).
Ia menambahkan, peretasan adalah potensi kejahatan yang besar dalam industri digital. Karena itu, selain meningkatkan sistem keamanan secara berkala, Bukalapak juga menghimbau para pengguna secara rutin mengganti password dan mengaktifkan Two Factor Authentication (TFA) atau sistem keamanan dua langkah.

Penyunting : Fia