KOTA BATU – Tingkat pencemaran sungai di Kota Batu agaknya cukup mengkhawatirkan. Salah satu dasarnya bisa dilihat dari catatan gerakan Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali). Digelar pertama pada 3 September 2017 lalu, tercatat sudah 68 kali gerakan itu beraksi di lapangan. Sesuai komitmen awal, warga yang sukarela ikut membersihkan aliran sungai melakukan kegiatan tersebut tiap hari Minggu.

Herman Aga menjelaskan, salah satu anggota gerakan Sabers Pungli, hingga kini sudah ada 7.000 warga yang menjadi partisipan. Selama melakukan kegiatan bersih-bersih, ada sekitar 180 ton sampah yang telah diangkut. Dirata-rata olehnya, tiap aksi sekurangnya ada 3 ton sampah yang bisa diangkut dari aliran sungai.

”Sabers Pungli ini gerakan untuk awareness, menyadarkan. Dibarengi dengan teknis yang dibantu oleh banyak lini,” terang dia. Kini, dukungan untuk gerakan itu terus mengalir. Mulai dari pemerintah desa hingga Pemkot Batu menyatakan support penuhnya. ”Dari dinas lingkungan hidup (DLH) sudah mengajukan peraturan wali kota (perwali) untuk mengatur sampah kemasan plastik, pilah sampah dari hotel, hingga bayar pajak dengan sampah,” terang dia.

Secara teknis dia mengaku bila aksi gerakan Sabers Pungli cukup efektif. Namun, tanpa adanya peningkatan kesadaran dari masyarakat, dia pesimistis gerakan itu bisa berlangsung langgeng. ”Kesadaran ini yang sifatnya berkelanjutan dan membangun komitmen hingga ke setiap desa,” paparnya. Gayung pun bersambut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu memastikan bila programnya tahun ini juga di-plot untuk mendukung gerakan Sabers Pungli.

Awal Januari lalu, mereka telah menyediakan 48 unit tong sampah khusus untuk popok bayi. Tong-tong itu disebar pada titik rawan membuang sampah popok di aliran sungai. ”Pemkot melalui DLH sangat mengapresiasi peran gerakan Sabers Pungli yang telah menginisiasi kegiatan kerja bakti hampir setiap hari Minggu pagi,” ungkap Kepala DLH Kota Batu Arief As Siddiq.

Disinggung mengenai usulan perwali, dia mengaku bila wali Kota Batu sudah menginstruksikan penerbitan larangan sampah plastik di Balai Kota Among Tani. Arief menambahkan, kampanye peduli sampah bakal disajikan Pemkot Batu melalui rangkaian peringatan Hari Sampah, 22 Februari nanti. Salah satu materi acaranya ialah gerakan sapu bersih sampah serentak di 3 kecamatan.

Pewarta               : Mochamad Sadheli
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Bayu Mulya
Fotografer          : Mochamad Sadheli