JawaPos.com – Pembebasan bersyarat Ustad Abu Bakar Ba’asyir langsung menjadi bahan hoax. Tiba-tiba beredar foto Ba’asyir yang sedang berpose sambil mengangkat telunjuk dan ibu jari. Katanya, terpidana kasus terorisme itu berpose dua jari sebagai bentuk dukungan kepada capres Prabowo-Sandi. Namun, kalau dilihat lagi, sepertinya itu lebih mirip simbol pistol.

“Begitu bebas salam 2 jari. Sehat selalu ustadz,” tulis pemilik akun Facebook Kos Lap (fb.com/aba.pertiwi). “Alhamdulillah. Ustadz Abu Bakar Ba’asyir salam dua jari. Prabowo Sandi. #KamiDengarKamiTaati #PrabowoPresiden #SalamDuaJari,” tulis pemilik akun Facebook Nining (fb.com/profile.php?id=100024876527419) pada 18 Januari 2019.

Berdasar hasil penelusuran Jawa Pos, foto itu diambil saat Ba’asyir dirawat di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, tahun lalu. Situs Tri­bunnews.com pernah memasang foto serupa pada 8 Maret 2018 dengan judul berita Keluarga Tak Ingin Ba’asyir Dipenjara, Maunya Dirawat di Rumah Saja. Artinya, foto tersebut diambil jauh sebelum Ba’asyir mendapat pembebasan bersyarat dari Presiden Jokowi.

Jawa Pos juga menemukan situs arrahmah.com yang memuat penjelasan Abdurrahim Ba’asyir, putra Abu Bakar Ba’asyir, tentang foto itu. Menurut Abdurrahim, foto tersebut diambil awal 2018. “Isyarat itu sama sekali tidak berkaitan dengan pilpres saat ini. Itu hanya kebetulan,” katanya kepada arrahmah.com pada 14 Januari 2019.

Jawa Pos juga menemukan channel YouTube Umay Cami yang memuat video klarifikasi atas beredarnya foto dua jari tersebut. Judulnya Klarifikasi Ust Abdurrahim Ba’asyir Terkait Dukungan ABB kepada Prabowo-Sandi.

”Karena saat itu yang tren salam satu jari. Kalau saya seperti ini (dua jari), mengarah ke kamera. Itu simbol tembak kepada musuh-musuh Islam,” papar Abdurrahim, menirukan ucapan ayahnya.

Sejak dulu, Ba’asyir memiliki sikap tegas dan tak berpihak kepada pasangan capres. Baginya, siapa pun yang jadi presiden harus menerapkan syariat Islam sebagai pemilik dunia. Anda dapat mengakses berita itu di link bit.ly/KlarifikasiAnaknya. 

FAKTA

Foto pose Abu Bakar Ba’asyir tidak berhubungan dengan Pilpres 2019. Foto yang beredar sejak awal tahun lalu itu juga tidak berkaitan dengan pembebasan bersyarat.

Editor           : Ilham Safutra

Reporter      : (zam/c18/fat)