Extra Joss dan PMI Salurkan 2000 APD untuk Tenaga Medis

Area Manager PT Bintang Toedjoe Area Malang, Blitar, Pasuruan-Probolinggo, Sudartanto (kiri) saat serah terima bantuan APD dan suplemen kesehatan kepada Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo.

KOTA MALANG – Jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia hingga hari ini (30/4) tercatat sebanyak 9.711. Angka ini kian mengkhawatirkan mengingat belum masifnya rapid test yang dilakukan dengan keterbatasan alat yang tersedia.

Serah terima bantuan APD dan suplemen kesehatan dari PT Bintang Toedjoe diterima oleh Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo dan disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi (dua dari kiri).

Selain itu, angka mortalitas juga tergolong tinggi hingga mencapai 8.7 persen dari jumlah pasien positif. Dengan kondisi demikian, para petugas medis mulai kewalahan karena jumlah kamar perawatan dengan jumlah penderita tidak sebanding.

Petugas harus berjibaku untuk terus berdedikasi terhadap pekerjaannya meski sarana dan prasarana terbatas seperti jumlah Alat Pelindung Diri (APD) terutama baju hazmat yang makin  hari makin menipis, bahkan ada sejumlah rumah sakit yang memanfaatkan jas hujan sebagai APD.

Melihat kondisi tersebut PT Bintang Toedje yang merupakan produsen minuman berenergi Extra Joss merasa terpanggil dan memberikan dukungan bantuan berupa 2000 baju hazmat kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk disalurkan kepada tim medis yang berjuang di garda terdepan mengatasi pandemi COVID-19 di seluruh Indonesia.

Ada 100 hazmat yang didistribusikan ke PMI Kota Malang, total ada 2000 hazmat yang disalurkan PT Bintang Toedjoe secara nasional ke PMI.

Di Kota Malang, bantuan tersebut diserahkan hari ini (30/4) di markas besar PMI Kota Malang oleh Area Manager PT Bintang Toedjoe Area Malang, Blitar, Pasuruan-Probolinggo, Sudartanto  kepada Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo. Bersamaan dengan pendistribusian baju hazmat, program bertajuk Extra Joss Peduli itu juga memberikan produk suplemen kesehatan yang terdiri dari Extra Joss, Komix Herbal, BEJO Jahe Merah dan Bintang Toedjoe Panas Dalam.

“Untuk hazmat ada 100 pieces, ditambah dengan suplemen penjaga daya tahan tubuh untuk menjaga stamina para relawan yang merupakan garda terdepan penanganan Covid-19,” jelas Tanto, sapaan akrabnya.

Tanto menambahkan, tak hanya memberi bantuan kepada petugas keamanan dan tenaga medis, Extra Joss juga peduli terhadap para pelanggan dan konsumennya. Selama periode April Extra Joss membeli 125 ribu nasi bungkus dari ribuan warung makan untuk kemudian dibagikan kepada pekerja harian yang kebanyakan mencari nafkah di jalanan kota-kota yang paling berdampak secara ekonomi akibat COVID-19, termasuk di Malang.

“Jadi kami membeli nasi bungkus di warung, kemudian kami bagikan ke warga terdampak mulai dari ojol sampai sopir angkot. harapannya,. Bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” jelas pria kelahiran Solo itu.

Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo menyambut baik paket bantuan Extra Joss Peduli. Ia mengatakan, ada sekitar 400 relawan PMI di Kota Malang yang disiagakan baik di markas besar maupun di kecamatan-kecamatan.

“Bantuan ini sangat berarti sebagai bentuk dukungan kepada para relawan,” kata Bambang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi menambahkan, dukungan PT Bintang Toedjoe melalui program Extra Joss Peduli ini sangat berarti. Pasalnya, pandemi belum berlalu dan kebutuhan petugas medis untuk alat kesehatan masih harus dipenuhi secara terus menerus.

“Kalau bisa kontinyu selama pandemi Covid-19 berlangsung, karena APD juga masih terus dibutuhkan, bantuan ini (hazmat) bisa sedikit memenuhi kebutuhan APD yang masih sangat besar,” terang perempuan berkacamata itu.

Foto: Fia
Penyunting: Fia