KOTA BATU – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) tengah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rajernas II PERADI) di Hotel Golden Tulip, Kota Batu. Pertemuan yang berlangsung selama tiga hari, 12-14 Oktober ini diikuti kurang lebih 400 advokat se-Indonesia.

Hadir dalam pertemuan, Dirjen Badan Peradilan Umum, Dr. H. Herri Swantoro SH, MH. Inspektur Jendral Polisi Drs Mas Guntur Laupe SH MH, Kepala Divisi Hukum, Mabes Polri. Ketua DPC PERADI Malang Raya, Iwan kuswardi, SH.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia, Dr Juniver Girsang SH, MH mengungkapkan. Kegiatan ini bukan sekedar ajang silaturahmi. Melainkan juga mensosialisasikan program Advokat Digital sampai perencaan perbaikan internal keorganisasian.

Program Advokat Digital tersebut, ialah E-court. Diinisiasi oleh Mahkamah Agung, merupakan layanan elektronik pengadilan berbasis aplikasi yang menjadi tantangan baru bagi para advokat.

“Advokat sekarang, harus mahir mengoperasikan komputer maupun teknologi terbaru yang terkoneksi dengan dunia maya,” jelas Juniver. Selain memudahkan dalam hal bekerja. Adanya aplikasi ini juga untuk mengikuti perkembangan jaman yang sudah mulai terdigitalisasi. Sekaligus mewujudkan proses hukum yang sederhana, cepat dan murah dalam biaya.

Apalagi, proses hukum mulai dari laporan oleh pihak kepolisian, gugatan / permohonan yang berujung pada putusan pengadilan hingga pada tahap MA sudah mulai berbasis IT.

Di sisi lain, juga ada beberapa agenda yang dibahas dalam pertemuan kali. Termasuk evaluasi yang memang rutin dibahas. Dengan harapan, akan terus ada perbaikan dan solusi bersama dalam setiap permasalahan.

Pewarta : Feni Yusnia
Foto : Rubianto
Penyunting : Shuvia Rahma