MALANG KOTA – Siswa SMPN 6 kedatangan ”guru” spesial kemarin (5/3). Yakni Direktur Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero) Amir Rosidin yang juga alumni sekolah tersebut. Selain berbagi kenangan saat dirinya sekolah, Amir juga berbagi inspirasi tentang pekerjaan hingga bisa mencapai posisinya saat ini.

”Saya masih ingat, saya ini di sekolah jarang main. Belajar terus isinya,” kata Amir mengawali kegiatan mengajarnya. Dia ingat pernah diajar oleh Kepala SMPN 6 Kota Malang bernama Dani Slamet. Saat itu, mantan kepsek tersebut menantang semua siswa yang bisa mendapat nilai sempurna bakal mendapat hadiah.

Amir pun menyanggupi dan memang bisa menjalankan tantangan tersebut. ”Dapat nilai 10 dulu. Dan karena kami ini bisanya belajar, jadi dari 30 anak dalam satu kelas, 24 di antaranya kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB),” jelas alumnus SMAN 3 Kota Malang ini.

Amir menyatakan, agar bisa masuk sekolah favorit, sebenarnya kuncinya bukan hanya belajar. ”Yakin bisa meraih mimpi. Lawan yang bisa menghambat mimpi itu, yakni malas,” jelas dia.

Amir juga bercerita tentang kisahnya saat masuk PLN tahun 1985 di Jakarta. Selama 15 tahun di Jakarta, dia mengembangkan sistem yang bisa mengetahui kapan listrik di beberapa wilayah padam dan nyala kembali. ”Itu gara-gara saya sering diminta ke wilayah-wilayah yang sering mati listriknya. Lalu saya ciptakan sistem itu,” jelas pria yang pernah bertugas di Palembang ini.

Sebelum didaulat mengajar, kedatangan Amir didampingi General Manager Unit Induk Distribusi Jawa Timur Bob Saril dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Malang M. Eryan Saputra. Selain itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM juga ikut menyambut kedatangan Amir bersama Kepala SMPN 6 Risna Widyawati SPd.

Pewarta               : Sandra
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Ahmad Yani
Fotografer          : Laoh Mahfud