KEPANJEN – Kabar gembira bagi 129.534 warga Kabupaten Malang Penerima Bantuan Iuran Daerah (BPID). Sebab, kepesertaan mereka di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan segera diaktifkan. Jika tidak ada aral, Mei depan sudah aktif.
“Kesepakatan dengan BPJS Kesehatan, ada 129.534 orang yang kepesertaannya akan diaktifkan per 1 Mei 2024 sampai Desember 2024,” ujar Bupati Malang H M. Sanusi di kantornya, kemarin (24/4).
Anggaran yang dibutuhkan untuk membayar bantuan tersebut berkisar Rp 46,80 miliar. Dana tersebut telah tersedia di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang 2024.
Namun, dia melanjutkan, Pemkab telah menyediakan anggaran lebih Rp 6,8 miliar untuk menjamin kesehatan masyarakat prasejahtera. Jika ditotal, dana pelayanan kesehatan menembus Rp 53,60 miliar. “Angkanya menyesuaikan fakta dan keadaan, makanya fluktuatif. Jika penduduk miskinnya bertambah, ya akan kami tambah,” lanjut orang nomor satu di Pemkab Malang itu.
Sebagai bentuk dimulainya kerja sama tersebut, akan ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang saat ini sedang disusun. “PKS yang kami buat ini untuk menyelesaikan (menjamin kesehatan) sisa 129.534 jiwa tadi,” tegas Sanusi. (kominfo/yun/dan).
Editor : Ahmad Yani