MALANG KOTA - Jumlah pendaftar PPDB SMP jalur zonasi membeludak.
Resmi ditutup kemarin (11/7), tercatat ada 5.528 pelajar yang mendaftarkan diri.
Sementara total pagu di 30 SMP negeri hanya 3.363 kursi.
Jumlah pagu itu merupakan kuota 50 persen di masing-masing sekolah. Dengan perbandingan itu, dipastikan bakal ada 2.165 pelajar yang tak lolos di jalur zonasi SMP.
Kepala bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Dodik Teguh Pribadi menyebut ada klasifikasi khusus untuk seluruh pendaftar. ”Ada tiga status berbeda dari masing-masing pendaftar,” terangnya.
Pertama, pendaftar yang telah memenuhi kualifikasi akan berstatus ’proses seleksi’.
Baca Juga: Rebutan Kuota! Jalur Zonasi SMP di Kota Malang Diserbu 4.582 Pendaftar
Kalkulasinya sebanyak 5.191 pelajar.
Mereka lah yang dinyatakan terdaftar di jalur zonasi.
Kedua, status pendaftar ’perlu perbaikan’.
Jumlahnya mencapai 106 pelajar.
Status itu disematkan karena pendaftar salah mengunggah dokumen atau data.
”Harus dibenarkan, batas waktunya sampai hari ini (kemarin), kalau melebihi waktu dianggap gagal,” ujarnya.
Status pendaftar ketiga yakni ’belum lengkap’.
Totalnya ada 112 pelajar.
Artinya, pendaftar belum mengunggah dokumen atau tidak mengisi data secara lengkap.
Nanang Yudha, Operator PPDB Disdikbud Kota Malang mengatakan, masih banyak ditemukan animo siswa yang tak menuntaskan pendaftaran.
Misalnya, hanya mengisi formulir pendaftaran dan tak memilih sekolah. ”Biasanya itu karena pendaftar memantau jarak pendaftar lainnya dulu, karena tidak masuk kualifikasi, makanya tidak jadi daftar,” paparnya. (ori/by)
Editor : Yudistira Satya Wira WicaksanaSumber : Radar Malang