Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Desain Baru Paspor Tanah Air Tuai Beragam Kritikan, Ini yang Harus Dipahami

Aditya Novrian • Senin, 16 September 2024 | 18:00 WIB
instagram @dirjemimigrasi
instagram @dirjemimigrasi

RADAR MALANG – Sedikit kembali ke hari jadi Republik Indonesia (RI) ke-79 pada 17 Agustus lalu, yang mana menjadi hari diumumkannya desain baru dari paspor tanah air kita.

Menyematkan warna kebangsaan Indonesia, merah putih, launching desain baru paspor RI bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi.

Dirjen Imigrasi, Silmy Karim juga menyampaikan bahwa desain baru ini bukanlah perubahan warna sampul semata. Namun, juga sebagai respon dan adaptasi perubahan strategis keimigrasian yang meliputi aspek politik, hukum, sosial, budaya, dan keamanan.

Selain itu, dilakukan juga peningkatan kualitas bahan baku, penambahan jenis dan fitur pengaman, hingga aman terhadap kimia.

Baca Juga: Kado Hari Ulang Tahun RI, Wajah Baru Paspor Indonesia

Kabarnya, paspor Republik Indonesia dengan desain baru ini akan aktif mulai tahun depan.

Pembaruan yang dilakukan memang tentu memiliki tujuan yang baik. Namun, ternyata hal tersebut menuai beragam kritik dari masyarakat melalui media sosial, pada kolom komentar yang mengunggah informasi mengenai desain baru paspor RI. Contohnya Tiktok.

 “Daripada desain paspor baru mending tambah negara bebas visa baru,” tulis akun @Fyman.

“Gapapa pelan-pelan berkembangnya, emang blm sekuat psp spore, cuma cover barunya cantik kok,” tulis akun @Bapaknya Leehan.

“Ga penting lahhh ganti design. Yg sebelumnya udah bagus jg. Yg penting kerja sama bebas visa ditingkatin dgn byk negara,” tulis akun @gard.

“Tampilan paspor dan kekuatan paspor 2 hal yang beda, bukan berarti desain paspor berubah tapi pemerintah tidak ngurus soal kekuatan paspor, kita tidak bisa lihat saja apa yang pemerintah sudah lakukan,” tulis akun @Faizal Akbar Fajri.

Baca Juga: PT Pos Indonesia dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Kerja Sama untuk Layanan Pengiriman Paspor

Padahal, sebelum masyarakat mengkritik suatu keputusan pemerintah, ada hal-hal yang perlu dipahami bersama terlebih dahulu. Termasuk terkait keputusan pembaruan paspor RI.

Seperti yang dikatakan oleh Silmy Karim di hari launching tersebut, bahwa kekuatan paspor dari suatu negara ditentukan oleh empat hal, di antaranya:

  1. Fitur pengamanan paspor,
  2. Keadaan keamanan dari negara penerbit paspor,
  3. Perilaku warga negaranya di luar negeri (tidak overstay, tidak mleanggar aturan, seperti kriminal atau bekerja tanpa ijin, dan
  4. Diplomasi antar negara.

Oleh sebab itu, dalam hal ini antara pemerintah dan msyarakat harus bekerja sama dengan baik. Bukan hanya salah satunya saja.

(Adentyya Nabilah .K)

 

Editor : Aditya Novrian
#tuai kritikan #indonesia #Desain #Paspor