RADAR MALANG - Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial VIS, 20 tahun ditemukan tewas dikamar kosnya pada kamis (3/10/2024).
Kejadian ini ini diketahui ketika pemilik kos mencoba menghubungi korban karena pesan dari kakaknya yang tidak dibalas.
Saat pintu kamar kos diketuk, terlihat kaki korban menggantung dengan kabel Wi-Fi di dekat kusen pintu.
Pemilik kos sontak melapor kejadian ini ke Mapolsek Gunung Jati. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP.
Hal ini mengejutkan warga Jalan Pisang sekitar kos-kosan korban dan civitas akademika Unnes.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.45 WIB. Setelah olah TKP dilakukan oleh polisi, disimpulkan bahwa korban meninggal akibat gantung diri dengan dugaan waktu kematian sekitar pukul 12.00 WIB.
Di dalam kamar korban, polisi menemukan surat dan curhatan korban yang diduga mengalami tekanan emosional.
Surat wasiat korban yang berisi penyesalan korban terhadap dirinya dan permintaan maaf mendalam kepada kedua orang tuanya.
Korban yang berasal dari Kubu Raya, Kalimantan Barat ini dikenal sebagai sosok yang tertutup dan suka menyendiri.
Namun salah satu teman korban, mengatakan bahwa korban merupakan anak yang baik dan pintar.
Di platform X, dengan username akun @rchfx13004 teman koraban memberikan keterangan bahwa korban sempat bermain bitcoin dan crypto.
Pasar investasi yang sedang tidak baik, diduga penyebab stres korban.
Teman korban berharap agar media menginfokan berita valid tentang korban, dan berhenti menyebutkan korban terlilit hutang karena belum ada bukti akan hal ini.
Teman korban juga meminta media menjaga privasi almarhum dan keluarganya.
Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini. Sedangkan pihak Unnes sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.
Editor : Aditya Novrian