Radar Malang - Duka mendalam menyelimuti masyarakat, terutama pihak keluarga dan kalangan gereja. setelah kepergian Rm Antonius Benny Susetyo.
Seseorang yang dikenal sebagai staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang meninggal dunia pada Sabtu, 5 Oktober 2024, pukul 00.05 WIB di Rumah Sakit Mitra Medika Pontianak.
Romo Benny, yang akrab disapa, meninggalkan dunia ini pada usia 56 tahun.
Baca Juga: Romo Peter Bruno Sarbini, Agen Toleransi Beragama di Keuskupan Malang
Jenazah Romo Benny diperkirakan tiba di Bandara Juanda Surabaya pada, Sabtu, 5 Oktober 2024, dengan penerbangan Lion Air JT-839 yang dijadwalkan tiba pukul 13.30 WIB kemarin.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Andreas E. Susetyo, kakak Romo Benny, jenazah rencananya akan disemayamkan di Ruang Anggrek K, L & M di Rumah Duka Yayasan Gotong Royong, yang berlokasi di Jalan Taman Tenaga Baru IV/20, Kota Malang.
Diperkirakan, jenazah akan tiba di rumah duka sekitar pukul 15.00 WIB.
Untuk memberikan penghormatan terakhir, pihak keluarga mengundang masyarakat untuk mengikuti doa arwah yang akan diadakan setiap malam pukul 18.00 WIB di rumah duka pada tanggal 5 dan 6 Oktober.
Misa Requiem dan Pelepasan jenazah Romo Benny akan dilaksanakan di Gereja Katolik St. Albertus de Trapani - Blimbing, Kota Malang, pada Senin, 7 Oktober 2024, mulai pukul 08.00 WIB.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada hari yang sama pukul 11.00 WIB di Pemakaman Kristen, Jalan S. Supriadi, Sukun, Kota Malang.
Keluarga masih menunggu konfirmasi terkait jadwal acara dan prosesi dari BPIP untuk memastikan waktu pemakaman.
Kehilangan Romo Benny tentu meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi banyak orang yang mengenalnya terkhususnya pihak keluarga, baik sebagai pemimpin spiritual maupun sebagai sosok yang penuh dedikasi untuk bangsa. (Salma Audrie)
Editor : Aditya Novrian