RADAR MALANG – Kondisi kesehatan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Pemimpin Arab Saudi, Mengalami penurunan signifikan akhir-akhir ini.
Raja yang saat ini berusia 88 tahun tersebut kini sedang menjalani perawatan intensif di Istana Al-Salam di Jeddah.
Kondisi ini diketahui setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman tersebut mengalami demam tinggi dan nyeri sendi pada awal bulan Oktober.
Keadaan yang sedang dialami oleh Raja Arab Saudi ini menyebabkan dirinya membatalkan kunjungannya ke Jepang.
Kondisi kesehatan Raja Salman pada Senin, 7 Oktober 2024, tidak dijelaskan secara detail, tapi diketahui sebelumnya pada bulan Mei ia sempat menerima perawatan karena radang paru-paru.
Kantor berita Arab Saudi yaitu Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa Raja Salman akan menjalani perawatan hingga kondisinya membaik.
ARABBaca Juga: Unggulkan Indonesia Lebih Dulu Saat Melawan Arab Saudi, Ini Empat Hal Menarik Ragnar Oratmangoen
Namun, kondisi raja yang menjaga dua kota suci ini kian hari kian memburuk, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pemerintah.
Kondisi kesehatan Raja Salman ini muncul saat ia memimpin rapat cabinet pada bulan Agustus, kurang dari dua minggu ia mengeluarkan dekrit.
Dekrit yang dikeluarkan oleh Pemimpin Arab Saudi ini membolehkan kabinet bersidang tanpa kehadiran raja atau putra mahkota.
Baca Juga: Perankan Princess Mononoke, Mahasiswi UM Raih Juara Cosplay Dunia di Arab Saudi
Rapat yang tidak dihadiri oleh raja atau putra mahkota ini dapat dipimpin oleh anggota kabinet tertua, yang juga merupakan keturunan Raja Abdulaziz Al Saud, pendiri Arab Saudi.
Informasi terkait kondisi kesehatan Raja Salman ini menimbulkan spekulasi tentang stabilitas kepemimpinan di Arab Saudi.
Situasi ini memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatannya yang kerap menjadi perhatian publik, meskipun kerajaan terus berupaya menenangkan kekhawatiran serta spekulasi yang beredar tentang kesejahteraan raja.
Baca Juga: Mohammad Rafie Altamis, Mahasiswa UB Wakili Asia dalam World Combat Games 2023 di Arab Saudi
Kerajaan juga berusaha untuk selalu menampilkan citra bahwa kesehatan Raja Salman tetap stabil dan bahwa ia masih mampu menjalankan tugas-tugas kenegaraannya. (Dwi Jaya Saputra)
Editor : Aditya Novrian