Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lagi Ramai Dibahas, Guru Gembul Tulis Buku tanpa Referensi

Aditya Novrian • Senin, 14 Oktober 2024 | 22:45 WIB
Potret Sampul Buku Guru Gembul yang ramai di X (istimewa)
Potret Sampul Buku Guru Gembul yang ramai di X (istimewa)

RADAR MALANG - Guru Gembul merupakan mantan guru sejarah di salah satu SMA di Kota Bandung. Dia lahir di Bandung pada tahun 1985.

Saat ini, ia aktif sebagai influencer yang membahas topik agama dan sains.

Kontennya dapat diakses melalui akun YouTube @gurugembul dan Instagram @gurugembul.  

Ia sering kali menjadi pemateri dalam berbagai acara kajian. Selain itu, ia juga pernah diundang sebagai tamu dalam podcast Deddy Corbuzier.

Nama Guru Gembul kerap menjadi perbincangan publik dan menuai kritik akibat pandangan-pandangannya yang kontroversial.

Ia pernah terlibat dalam debat panas tentang akidah dengan Ustaz Nuruddin di Universitas Indonesia (UI).

Dalam debat yang membahas "Bisakah Kesalehan Akidah Islam Dibuktikan Secara Ilmiah?",

ia mendapat banyak kritik dari Ustaz Nuruddin karena dinilai berbicara tanpa referensi.

Melalui akun YouTube-nya, Guru Gembul pun mengakui bahwa ia kalah dalam debat tersebut.

Beberapa hari belakangan, Guru Gembul kembali ramai diperbincangkan setelah bukunya beredar di publik tanpa memiliki daftar pustaka yang jelas.

“Tadi ke toko buku dan menemukan buku yang penulisnya adalah 'Guru Gembul'. Ternyata bukan hanya saat bicara dia tanpa referensi, menulis buku ratusan halaman ini pun tidak ada referensi, catatan kaki, ataupun daftar pustaka. Heuheuheu,” tulis akun X @famajiid.

Netizen menyebut ia telah melakukan penipuan karena buku yang ia tulis tidak sesuai dengan judulnya.

Selain itu, banyak netizen yang menganggap buku tersebut sebagai scam karena isinya dinilai tidak sebanding dengan harganya. Buku tanpa referensi itu dijual seharga Rp180.000.

"Disembunyikan dari mana, tokoh terkenal semua yang ditulis. Scam ini mah Rp180 ribu," tulis akun @dearmee99.

Guru Gembul juga dikritik karena bukunya hanya berisikan opini dan diagnosis pribadi tanpa referensi yang jelas.

Publik sangat menyayangkan bagaimana buku tersebut bisa diterbitkan dan tersebar luas.

(Septi Alina)

Editor : Aditya Novrian
#referensi #tanpa #guru gembul #tulis buku