Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Maman Abdurrahman, Politisi Asal Pontianak yang Kini Pimpin Kementerian UMKM di Kabinet Prabowo-Gibran

Aditya Novrian • Rabu, 23 Oktober 2024 | 23:30 WIB
Maman Abdurrahman (Instagram pribadi Maman Abdurrahman)
Maman Abdurrahman (Instagram pribadi Maman Abdurrahman)

Radar Malang - Maman Abdurrahman, politisi Partai Golkar, kini menjabat sebagai Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.

Pelantikannya pada Senin (21/10/2024) di Istana Negara menjadi sorotan, mengingat posisinya memimpin kementerian baru hasil pemisahan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Dengan pengalaman panjang di DPR dan Partai Golkar, Maman diharapkan membawa perubahan signifikan bagi sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, dengan lebih dari 60 juta pelaku usaha tersebar di seluruh negeri.

Baca Juga: Berawal dari Medali Emas Olimpiade, Taufik Hidayat Resmi Diangkat Menjadi Wakil Menpora

Lahir di Pontianak pada 10 September 1980, Maman mengawali karirnya di bidang teknik, lulusan S1 Teknik Perminyakan dari Universitas Trisakti.

Namun, perjalanannya lebih banyak ditempuh di jalur politik.

Ia dikenal sebagai figur sentral di Golkar, pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal dan saat ini memimpin Golkar Kalimantan Barat.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, yang membidangi energi, riset, dan teknologi. 

Penunjukannya sebagai Menteri UMKM menuai beragam tanggapan, terutama karena pemisahan Kementerian Koperasi dan UKM menjadi dua entitas dianggap sebagai langkah yang cukup kontroversial.

Keputusan ini diambil dengan harapan agar kementerian baru yang dipimpin Maman dapat lebih fokus menangani pelaku UMKM, terlepas dari isu-isu koperasi yang selama ini berbagi perhatian di kementerian sebelumnya.

"Pak Prabowo memiliki harapan besar untuk mengoptimalkan peningkatan taraf hidup masyarakat, terutama di sektor UMKM," ujar Maman dalam pernyataannya setelah dilantik.

Sebagai pemimpin kementerian yang baru terbentuk, Maman menghadapi tantangan besar.

Sektor UMKM kerap disebut sebagai "jantung ekonomi" Indonesia, namun masalah klasik seperti akses modal, daya saing, dan kemampuan bertahan di pasar global masih menjadi kendala utama.

Maman sendiri mengisyaratkan bahwa strategi besar kementeriannya akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Nanti tunggu saja tanggal mainnya," ungkap Maman saat ditanya tentang program 100 hari pertamanya.

Meski demikian, langkah awalnya yang berjanji untuk melanjutkan program peningkatan UMKM yang telah dimulai oleh Menteri Teten Masduki di kabinet sebelumnya, menunjukkan tekadnya untuk menjaga keberlanjutan kebijakan.

Ia juga akan berkoordinasi dengan Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi yang baru, dalam memastikan sinergi antara kedua kementerian ini.

Baca Juga: Rival Pilpres, Cak Imin Politikus Asal Jawa Timur Kini Resmi Menjabat Menko Pemberdayaan Masyarakat

Maman Abdurrahman, dengan rekam jejaknya yang kuat di DPR dan pengalaman di sektor politik dan bisnis, diharapkan mampu memberikan gebrakan yang diperlukan untuk mendorong UMKM Indonesia lebih kompetitif di pasar global. (Salma Audrie)

Editor : Aditya Novrian
#Menteri #Prabowo #Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) #gibran #maman abdurrahman