RADAR MALANG - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja mengalami erupsi yang dahsyat pada Minggu (03/11) malam hingga dini hari tadi.
Kejadian ini tidak dapat dihindari oleh masyarakat sehingga menyebabkan korban jiwa dalam tragedi ini.
Diketahui sejauh ini total sudah 9 warga Flores Timur yang menjadi korban jiwa meninggal dunia.
gungunBaca Juga: Tahun Ini Puncak Gunung Fuji Tidak Diselimuti Salju
Erupsi tersebut memuntahkan lahar panas, pasir dan bebatuan yang merusak rumah warga yang berada di sekitar gunung tersebut.
Selain merusak rumah warga, erupsi tersebut juga menyerang sekolah dan kendaraan-kendaraan yang terparkir di luar.
Korban jiwa yang meninggal terdiri atas delapan orang dewasa dan satu anak-anak.
Total 9 orang yang meninggal dunia ini adalah total dari korban yang sudah berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar Gunung Lewotobi.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Avi Manggota Hallan.
"Korban meninggal yang sudah berhasil dievakuasi sembilan orang," ujar Avi Manggota Hallan.
Avi juga mengungkapkan bahwa jumlah 9 orang tersebut berdasarkan hasil laporan sementara petugas yang sudah melakukan evakuasi.
Diketahui, Erupsi ini merupakan kelanjutan dari aktivitas vulkanik yang terjadi sejak tahun lalu.
Tercatat letusan pertamanya semenjak aktivitas vulkanik tersebut terjadi pada Sabtu, 23 Desember 2023.
Pihak pemerintah Kabupaten Flores Timur masih dalam proses evakuasi korban yang terjebak di bawah reruntuhan rumah.
Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level IV yang menunjukkan ancaman bahaya yang tinggi.
Pemantauan terus dilakukan oleh Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan keamanan masyarakat sekitar. (Dwi Jaya Saputra)
Editor : Aditya Novrian