RADAR MALANG - Seorang wanita di Surabaya dengan menggunakan hijab dan cadar memasuki gereja katolik St Stefanus, Tandes pada Rabu Pagi (20/11).
Wanita itu duduk di bangku gereja selayaknya para jemaat lainnya saat melaksanakan ibadah misa.
Kejadian ini mengejutkan para jemaat gereja ketika selesai melaksanakan ibadah misa.
Wanita tersebut datang seorang diri dengan mengendarai motor dan langsung memasuki gereja.
Karena tampilannya yang menggunakan hijab dan cadar, wanita tersebut sempat diarahkan keluar oleh pihak gereja.
Wanita tersebut menolak untuk keluar hingga memberontak pihak gereja.
Baca Juga: Menyusuri Jalanan Malang, Tempat Terbaik untuk Menikmati Makanan Olahan Ayam
Selama ibadah berlangsung, Ia menunjukkan perilaku aneh mulai dari menangis, berteriak hingga muntah-muntah.
Setelah beberapa saat, pelaku kedapatan membawa sebilah pisau karena pisau tersebut jatuh dari tangannya.
Segera pisau tersebut diamankan oleh jemaat yang berada di sekitaran pelaku.
Baca Juga: Intip Perkopian dengan Nuansa Rumah Nenek di Malang
Ketika diinterogasi, wanita ini malah menjawab dengan jawaban yang tidak logis.
Pada video yang beredar di media sosial, Jemaat gereja menanyakan terkait alasan pelaku membawa sebilah pisau.
Pelaku menjawab "Aku disuruh orang (membawa pisau), (disuruh) Allah Ta'ala". jawab pelaku tersebut.
Pelaku juga mengungkapkan bahwa ada seorang laki-laki berkopiah yang menyuruhnya untuk masuk ke dalam gereja tersebut.
Saat ini pelaku dibawa oleh kepolisian setempat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.
Hal ini diungkapkan oleh Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi.
"Benar yang bersangkutan lagi diperiksakan ke (RSJ) Menur. Masih perlu observasi 2 minggu," kata Rina. (Dwi Jaya Saputra)