Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Belum Ada Satu Minggu setelah Polisi Tembak Polisi di Solok, Kini Pelajar Anggota Paskibra di Semarang

Aditya Novrian • Selasa, 26 November 2024 | 19:15 WIB

Ungkapan duka dari teman sekelas Gamma (Instagram XI Teknik Mesin 2 SMKN 4 Semarang).
Ungkapan duka dari teman sekelas Gamma (Instagram XI Teknik Mesin 2 SMKN 4 Semarang).

RADAR MALANG -  Belum berselang beberapa lama setelah kasus polisi tembak polisi di Solok, kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia kembali diuji.

Insiden penembakan fatal yang melibatkan seorang oknum polisi di Semarang dan menewaskan seorang pelajar ramai diperbincangkan.

Insiden terbaru ini menimpa tiga siswa SMK Negeri 4 Semarang, salah satunya adalah Gamma Rizkynata Oktafandy (17), siswa kelas XI Teknik Mesin 2 yang juga merupakan anggota Paskibra di sekolahnya

Gamma meninggal dunia akibat luka tembak di bagian pinggul, sementara dua rekannya mengalami luka kritis.  

Gamma, warga Kembangarum, Semarang Barat, sempat mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. Kariadi, Semarang. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (24/11) pukul 01.58 WIB.  

Baca Juga: Promosikan Judi Online sambil Flexing Kekayaan, 19 Pelaku Diringkus Polisi

Kronologi insiden masih menyisakan tanda tanya besar. Dilansir dari Jawa Pos Radar Semarang, Kepolisian menyebut bahwa insiden bermula dari upaya melerai tawuran yang berubah menjadi serangan terhadap aparat. 

Kepolisian juga mengklaim bahwa korban dan rekan-rekannya adalah anggota geng. Akan tetapi narasi ini menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Hal ini terutama dengan adanya fakta bahwa korban adalah anggota Paskibra.

Janggalnya lagi, seorang satpam di dekat lokasi kejadian yang menyebut tidak ada aktivitas tawuran saat itu. 

Dugaan sementara menyebut bahwa insiden ini terjadi akibat kendaraan para pelajar menyerempet kendaraan polisi.

Baca Juga: Kabur saat Digerebek Polisi, Pelaku Jambret di Malang Kena Tembak di Kaki

Namun, informasi yang tersedia masih simpang siur, dan Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Dwi Subagio, menyatakan belum dapat memberikan detail lebih lanjut terkait peristiwa ini.  

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas oknum polisi yang bertanggung jawab. 

Kasus ini menambah desakan masyarakat agar institusi kepolisian melakukan evaluasi mendalam dan menunjukkan transparansi dalam menangani anggotanya yang melanggar hukum. (Mahija)

Editor : Aditya Novrian
#Gamma Rizkynata Oktafandy #Polisi Tembak Pelajar #semarang