RADAR MALANG - Sebanyak 77 Imigran Rohingya Ditemukan di Pantai Leuge, Kecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur pada Rabu (29/1).
Mereka menggunakan sebuah kapal motor kayu dan saat ini masih berada di atas kapal menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, jumlah imigran tersebut terdiri dari 37 laki-laki, 32 perempuan, dan 4 anak-anak.
Baca Juga: Pengungsi Rohingya Ditolak Aceh, Ini Perilaku yang Bikin Masyarakat Jengkel
Kehadiran mereka menarik perhatian ribuan warga yang berkumpul di pantai untuk menyaksikan kejadian tersebut.
Warga juga turut memberikan makanan kepada anak-anak yang berada di atas kapal.
Belum diizinkan turun hingga pihak berwenang tiba Rizalihadi, seorang warga setempat, menyatakan bahwa imigran Rohingya tersebut tidak diizinkan turun dari kapal.
Sampai pihak terkait seperti International Organization for Migration (IOM) dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) tiba di lokasi.
"Mereka tidak diizinkan turun dari kapal motor sampai pihak terkait seperti IOM dan UNHCR tiba," kata Rizalihadi saat ditemui di lokasi kejadian.
Kapal Diduga Sengaja Dimatikan di Perairan Kuala Bugak Sebelum terdampar di Pantai Leuge, imigran Rohingya tersebut pertama kali terlihat di perairan Kuala Bugak, Kabupaten Aceh Timur, sekitar pukul 11.00 WIB.
Diduga, mereka sengaja mematikan mesin kapal, sehingga kapal terombang-ambing dan akhirnya terdampar di Pantai Leuge.
Baca Juga: India Tahan 155 Pengungsi Ilegal Muslim Rohingya
Terdamparnya Imigran Rohingya Terjadi Berulang Kali Kasus imigran Rohingya yang terdampar di Aceh Timur bukan kali pertama terjadi.
Sebelumnya, pada Minggu (5/1), sebanyak 264 imigran Rohingya juga mendarat di pesisir Pantai Alue Bu Tuha, Kecamatan Pereulak Barat. Mereka tiba pada malam hari menggunakan dua kapal motor.
"Imigran etnis Rohingya tersebut mendarat pada malam hari. Mereka mendarat menggunakan dua kapal," ujar Kepala Bidang Politik Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Syamsul Bahri.
Dari 264 imigran yang mendarat di Pantai Alue Bu Tuha, 117 orang di antaranya adalah laki-laki dan 147 lainnya perempuan.
Sebelumnya, Ratusan Imigran Rohingya Mendarat di Aceh Timur Tidak hanya pada tahun 2025, gelombang kedatangan imigran Rohingya juga terjadi di tahun sebelumnya.
Pada awal Februari 2024 serta akhir Oktober dan November 2024, sebanyak 346 imigran Rohingya tercatat mendarat di beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Timur.
Baca Juga: Teuku Riefky Harsya Menteri Ekonomi Kreatif Berdarah Aceh
Saat ini hanya tersisa 137 orang yang masih berada di penampungan sementara di Lapangan Sepak Bola Seuneubok Rawang, Pereulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.
Sementara lainnya diduga telah berpindah ke lokasi lain atau dipindahkan oleh pihak berwenang.
Kasus ini menunjukkan bahwa Kabupaten Aceh Timur kembali menjadi lokasi pendaratan bagi imigran Rohingya yang mencari perlindungan.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai tindakan lebih lanjut yang akan diambil terhadap para imigran yang baru saja terdampar di Pantai Leuge. (FD)
Editor : Aditya Novrian