Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pesawat Air Busan Terbakar, 176 Penumpang Selamat

Aditya Novrian • Kamis, 30 Januari 2025 | 20:00 WIB
Pesawat Air Busan yang terbakar di Bandara Internasional Gimhae (Yonhap News)
Pesawat Air Busan yang terbakar di Bandara Internasional Gimhae (Yonhap News)

RADAR MALANG—Selasa (28/1) terjadi kebakaran pada Pesawat Air Busan yang saat itu sedang mempersiapkan penerbangan ke HongKong di Bandara Internasional Gimhae.

Menurut pemadam kebakaran yang sedang bertugas, 169 penumpang dan 7 awak pesawat berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. 22 orang dari penumpang adalah warga negara asing.

Saksi melaporkan kebakaran terjadi pada pukul 22.30 waktu setempat. Saat itu, api muncul dari bagian ekor pesawat dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.10 waktu setempat.

Dilansir dari The Korea Herald, para penumpang berhasil dievakuasi dengan perosotan darurat yang terletak di pintu darurat pesawat.

Pemadam kebakaran yang sedang bertanggung jawab atas kasus ini menyatakan bahwa 7 orang penumpang Air Busan sedang dirawat di rumah sakit akibat cidera dari insiden kebakaran ini.

Dari sejumlah korban yang dirawat tersebut, dilaporkan bahwa empat di antaranya adalah awak kabin yang mengeluhkan sesak napas, sementara sisanya adalah seorang wanita berusia 70-an dan dua orang berusia 50-an yang mengeluhkan nyeri tulang ekor dan punggung.

Sementara itu, pemerintah Korea Selatan melalui Kementerian Transportasi telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki insiden kebakaran yang melibatkan pesawat Air Busan ini. Hingga saat ini, informasi mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut belum dipublikasikan.

Meskipun kejadian ini sempat menimbulkan gangguan operasional di Bandara Internasional Gimhae, aktivitas telah kembali berjalan seperti biasa pada hari Rabu.

Dari total 279 penerbangan yang dijadwalkan, hanya delapan penerbangan Air Busan yang terpaksa dibatalkan, sementara yang lain tetap beroperasi sesuai jadwal.

CEO maskapai menyatakan bahwa investigasi masih berlangsung dan belum dapat dipastikan kapan hasilnya akan diumumkan ke publik.

Beberapa laporan local menyebutkan bahwa kemungkinan penyebab kebakaran terkait dengan penyimpanan baterai portable di dalam pesawat, namun pihak Kementerian belum mengonfirmasi hal ini secara resmi.

Insiden di Bandara Internasional Gimhae menjadi pengingat akan risiko yang selalu mengintai di dunia penerbangan.

Meskipun teknologi terus berkembang dan regulasi keselamatan diperketat, tantangan dalam menjaga keamanan penerbangan tetap ada. (Talita)

Editor : Aditya Novrian
#kebakaran #Pesawat #Air Busan