MALANG KOTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan pembelian LPG 3 kilogram per 1 Februari 2025 hanya dilayani di Pangkalan Resmi Pertamina.
Masyarakat sudah tidak dapat membeli LPG subsidi tersebut di pengecer.
Hal tersebut dilakukan agar harga LPG saat sampai di konsumen tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pantauan wartawan koran ini kemarin (3/2), stok LPG di beberapa pengecer sudah kosong.
Sementara di beberapa pangkalan, stok masih mencukupi dan tidak ada antrean yang berarti.
Misalnya di salah satu pangkalan resmi Kecamatan Sukun Kota Malang, hanya ada beberapa pembeli yang datang untuk membeli satu atau dua tabung saja.
Mereka menunjukkan KTP, kemudian didata melalui aplikasi subsidi tepat Pertamina yang diakses oleh pemilik pangkalan.
Tidak sampai 1 menit, proses selesai dan pembeli bisa membawa LPG 3 kg dengan harga Rp 18 ribu, sesuai HET.
Pemilik Pangkalan Dedi Arianto mengatakan, kemarin hanya ada satu pembeli yang belum teregristasi.
Sehingga harus menyerahkan nomor KTP dan juga NIK KK untuk pengguna rumah tangga dan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk UMKM.
Proses tersebut memakan waktu tidak lebih dari 5 menit.
“Hanya satu kali registrasi, selanjutnya tinggal menunjukkan KTP di Pangkalan manapun,” terangnya.
Menurut Dedi, peningkatan jumlah pembeli di pangkalannya tidak begitu signifikan.
Mayoritas pembeli merupakan orang lama yang sudah sering datang ke tempatnya.
Kebanyakan merupakan sektor rumah tangga dan UMKM.
Pembelian untuk rumah tangga dibatasi sebanyak 5 tabung per bulan, sedangkan UMKM 15 tabung per bulan.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, untuk kemudahan masyarakat menemukan pangkalan LPG 3 kg terdekat, pihaknya menyiapkan akses mencari pangkalan terdekat dengan aplikasi.
Pembelian di pangkalan resmi LPG 3 kg tentu lebih murah jika dibandingkan ke pengecer.
Keuntungan lain, pembelian di pangkalan resmi lebih dijamin takarannya karena pangkalan menyiapkan timbangan.
Saat ini, jumlah pangkalan LPG 3 kg Pertamina Regional Jatimbalinus mencapai 46 ribu lebih.
Rinciannya, 36 ribu lebih pangkalan berada di Jawa Timur, sekitar 5 ribu pangkalan di Bali, dan sekitar 4 ribu pangkalan di Nusa Tenggara Barat.
”Kalau di Malang Raya terdapat 3.025 titik pangkalan,” tuturnya. (dur/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana