Mulai Waspada Harga Minyak di Kota Malang Melambung

Bayu Mulya Putra • Dipublikasikan Kamis, 13 Februari 2025 | 19:20 WIB
LANGGANAN NAIK: Harga Minyakita masih bertahan pada angka Rp 17 ribu per liter. Salah satunya di Pasar Kebalen. Serta beberapa pasar-pasar lainnya. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
LANGGANAN NAIK: Harga Minyakita masih bertahan pada angka Rp 17 ribu per liter. Salah satunya di Pasar Kebalen. Serta beberapa pasar-pasar lainnya. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Harga beberapa komoditas dikhawatirkan naik menjelang Bulan Ramadan.

Salah satunya yakni harga minyak goreng.

Dari catatan historis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, ada beberapa komoditas yang menjadi langganan naik saat Ramadan.

Seperti daging ayam, telur ayam, cabai, dan minyak goreng.

Pada Januari 2025, BPS mencatat harga minyak goreng mengalami kenaikan harga 2,59 persen secara month to month.

Kenaikan tersebut memberikan andil inflasi 0,03 persen.

Sementara itu, menurut pantauan wartawan koran ini harga Minyak goreng kemasan sederhana untuk rakyat atau Minyakita tak kunjung turun dan bertahan di harga tinggi, yakni Rp 17.000 per liter.

Itu melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) senilai Rp 15.700 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan merek lain dijual di harga Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per liter.

Sedangkan minyak goreng premium di harga Rp 24 ribu per liter.

Salah satu pedagang di Pasar Besar Kota Malang M.

Fauzi menyebut, kenaikan harga minyak goreng sudah terjadi sejak akhir 2024.

”Naiknya tidak sering, paling seribu, tapi susah turunnya,” tuturnya.

Itu berbeda dengan komoditas lain seperti cabai dan telur ayam, yang masih mengalami fluktuasi harga.

Untuk menekan kenaikan harga, Koordinator Pemantauan Harga Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Hariwidayat menyebut bahwa pihaknya bekerja sama dengan distributor Minyakita untuk menyetor langsung ke pedagang di beberapa pasar.

Pada awal Februari ini, sudah ada empat pasar tradisional yang mendapatkan suplai Minyakita dari distributor.

Dia menambahkan, pasar yang mendapat distribusi tersebut merupakan pasar yang pedagangnya sudah memiliki akun Sistem Informasi Minyak Goreng Murah (Simirah).

”Sehingga pedagang mendapat Minyakita dengan harga Rp 14.500 dan bisa dijual sesuai HET,” tuturnya. (dur/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
Sumber : Radar Malang
Ramadan Kota Malang MinyaKita harga minyak naik