MALANG KOTA – Mulai kemarin (17/2), 12 finalis Duta Hijab Radar Malang (DHRM) 2025 mengikuti masa karantina.
Itu bakal berlangsung selama empat hari ke depan. Mereka bakal mendapatkan berbagai pembekalan.
Mulai dari public speaking, jurnalistik, hingga entrepreneur.
Pada hari pertama kemarin, seluruh finalis mendapat materi terkait public speaking.
Master of Ceremony (MC) kondang asal Malang Rulli Suprayugo menjadi pematerinya.
Dia memberikan berbagai tips dan trik untuk menguasai komunikasi di depan banyak orang.
Mulai dari cara meningkatkan kepercayaan diri berbicara di depan umum, hingga bagaimana cara mengambil hati orang lain dengan berbicara 30 detik.
Tak lupa, Rulli juga berbagi pengalamannya.
Salah satu finalis Ma’rifah Nur Salsabila terkesan dengan pemaparannya.
”Baru hari pertama ini sudah banyak ilmu baru yang saya dapat,” tutur mahasiswi Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekkes) Malang tersebut.
Dari materi yang telah diberikan tersebut, dia menjadi tahu perbedaan public speaking untuk MC dan pageant.
MC memiliki banyak kesempatan untuk menyampaikan informasi.
Sementara peserta pageant tidak.
”Pageant hanya punya satu kali kesempatan, dan tidak ada waktu untuk mengulang.” tuturnya.
Duta hijab menjadi ajang pageant yang pertama kali dia ikuti.
Dengan mengikuti karantina tersebut, dia banyak mendapat bekal menuju malam grand final pada 27 Februari nanti.
”Saya jadi belajar banyak tentang bagaimana cara yang baik untuk opening number,” tambahnya.
Ketua Penyelenggara DHRM 2025 Ferliana Firdausiah berharap para finalis dapat menyerap semua ilmu dan pengalaman selama karantina.
”Karena ini penting untuk grand final nanti, maupun di kehidupan luar,” tuturnya.
Setelah Rulli, ada pemaparan terkait biodata Jawa Pos Radar Malang.
General Manager Jawa Pos Radar Malang Don Virgo yang menyampaikannya.
Karantina bakal berlangsung hingga Kamis nanti (20/2).
Hari ini akan diisi dengan materi terkait jurnalistik dan penulisan opini.
Sementara pada hari ketiga akan digelar pelatihan merangkai bunga di Malang Creative Center (MCC).
Pada hari terakhir akan melakukan kunjungan ke Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Kabupaten Malang. (dur/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana