RADAR MALANG - Warganet pecinta K-Drama dihebohkan dengan berita Kim Soo Hyun yang menjalin hubungan dengan mendiang Kim Sae Ron saat masih di bawah umur.
Tuduhan tersebut didapat dari video di akun YouTube 가로세로연구소 atau dalam latin ditulis Garo Saero Yeonduso (GaSeYeon).
Kanal YouTube yang dibuat oleh Kim Sei, mantan reporter salah satu stasiun TV terbesar di Korea, MBC.
Baca Juga: Penuh Karisma, Kim Soo Hyun Jadi Brand Ambassador Baru Prada
Dilansir dari akun X @yeongijalhae, mereka merupakan media yang seringkali melaporkan berita eksklusif dari sumber pertama, lalu mengunggahnya ke kanal YouTube.
Melalui video yang diunggah kemarin (10/3), Kim Sei menunjuk tiga orang sebagai penyebab bunuh diri mendiang Kim Sae Ron.
Yaitu, aktor Kim Soo Hyun, reporter Lee Jin Ho, dan reporter Kang Kyung Yoon.
Sang reporter pun merinci peran orang-orang tersebut menurut informasi yang didapatkan dari keluarga mendiang Kim Sae Ron sendiri.
Yang menjadi sorotan adalah informasi mengenai Kim Soo Hyun yang pernah memacari Kim Sae Ron saat masih di bawah umur.
Menurut informasi di video tersebut, Kim Soo Hyun menjalani hubungan dengan mantan aktris cilik tersebut selama 6 tahun.
Kedua aktor papan atas Korea tersebut menjalani hubungan sejak 2015 dan putus pada 2021.
Yaitu sejak Sae Ron berusia 15 tahun dan Soo Hyun 27 tahun.
Perbedaan usia yang besar ini membuat Soo Hyun dituduh sebagai pedofilia.
Warganet yang mengetahui hal ini lantas syok.
Sebab, sama sekali tidak ada rumor saat mereka masih berpacaran.
Hanya saja, 2024 lalu, Kim Sae Ron pernah mengunggah foto bersama Kim Soo Hyun di Instagram Story-nya.
Baca Juga: Jadi K-Drama Favorit Di Awal 2025: When Life Gives You Tangerines Kuasai Netflix!
Rumor bahwa mereka sempat berpacaran pun mencuat.
Namun, mereda kembali sebab warganet hanya menganggap Kim Sae Ron sebagai pencari perhatian setelah kasus Driving Under Influence (DUI) pada 2022 menghancurkan karirnya.
Menurut pernyataan dalam video tersebut, Kim Sae Ron melakukannya karena ia tidak bisa menghubungi Kim Soohyun.
Baca Juga: Drakor ‘Queen of Tears’ Sukses Pecahkan Rekor, Kim Soo Hyun Terima Penghargaan di Newsis K-Expo 2024
Hal ini dilakukan sebab mantan agensi Kim Sae Ron yang juga agensi milik Kim Soo Hyun saat ini, Gold Medalist, tiba-tiba saja meminta tebusan 700 juta Won.
Nominal tersebut adalah total kerugian akibat kasus DUI Kim Sae Ron yang mereka bayarkan.
Padahal, sebelumnya agensi tersebut tidak meminta Kim Sae Ron harus membayar kembali ganti rugi tersebut.
Sae Ron pun mencoba untuk menghubungi Kim Soo Hyun, menanyakan apakah ia tahu tentang ini.
Mengingat, Soo Hyun merupakan founder agensi tersebut.
Tetapi, Saeron tidak dapat menghubungi Soohyun sama sekali.
Sehingga, mengunggah foto tersebut pada Instagram Story-nya merupakan jalan satu-satunya agar Kim Soohyun dapat menghubunginya.
Meskipun foto tersebut lekas dihapus dan Gold Medalist telah membantah rumor yang beredar, Kim Saeron sempat akan mengunggah pernyataan bahwa benar ia telah menjalin hubungan dengan Kim Soohyun.
Namun, Saeron mengurungkan niatnya.
Sementara itu, kedua reporter yang ditunjuk Kim Sei merupakan orang yang membuat media memojokkan Kim Saeron.
Menurut GaSeYeon (GSY), Saeron berpotensi menyebar rahasia perusahaan.
Sehingga, Gold Medalist meminta Lee Jinho dan Kang Kyungyoon untuk memberitakan topik yang kontroversial terkait Kim Saeron.
Baca Juga: Mengenang Kim Saeron: 5 Drama yang Membuat Namanya Bersinar
Hal ini dilakukan untuk menutup mulut Kim Saeron agar tidak membocorkan hubungannya dengan Kim Soohyun.
Berita-berita yang memojokkan Kim Saeron tersebut disinyalir menjadi pemicu keputusan untuk mengakhiri hidupnya.
Di sisi lain, Agensi Kim Soohyun mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan ini.
Baca Juga: Kim Saeron Ditemukan Tak Bernyawa di Kediamannya
Mereka membantah semua klaim GSY terkait hubungannya serta agensi dengan Kim Saeron.
“Semua tuduhan jahat yang ditujukan ke perusahaan maupun Kim Soohyun sangat salah dan tidak dapat diterima. Kami saat ini sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum sekuat mungkin terhadap Garo Sero Yeonduso yang telah menyebarkan informasi palsu,” tulis Gold Medalist dalam pernyataannya yang dikutip kemarin (10/3).
Mereka juga menyatakan bahwa informasi palsu inilah yang menyiksa Kim Saeron selama masih hidup dan aksi ini hanya akan menguntungkan pihak GSY.
Maka dari itu, mereka meminta agar rumor ini tidak disebarkan dan dikembangkan lebih lanjut.
“Kami dengan tulus meminta meminta agar kebohongan tak berdasar ini tidak disebarkan, diperkuat, atau direproduksi lebih lanjut,” pungkas agensi yang didirikan 2019 lalu ini. (rossa)
Editor : Aditya Novrian