RADAR MALANG – Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2025, pemerintah Indonesia tengah melakukan berbagai persiapan dengan penekanan pada keselamatan para pemudik.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa diperkirakan sebanyak 146,48 juta orang akan melakukan mudik pada libur Lebaran 2025.
Proyeksi ini disampaikan setelah rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Jakarta pada Senin (10/3/2025).
Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Dibuka Besok di Mal Pelayanan Publik Malang, Hanya Dilayani Secara Offline
Hal ini memperlihatkan tingginya angka mobilitas masyarakat yang akan melakukan mudik Hari Raya Idul Fitri.
Dalam proyeksi tersebut, sekitar 33,71 juta orang dari total pemudik diperkirakan akan menggunakan kendaraan pribadi.
Daerah asal para pemudik diperkirakan berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: Mudik Lebih Awal, Dapat Diskon hingga 25%! Promo PT KAI Berlaku sampai 17 Maret 2025
Menhub menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan mudik.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 – 30 Maret 2025, sementara arus balik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tanggal 5-7 April 2025.
Penjelasan tersebut dilanjutkan dengan strategi pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik dengan mengadakan Operasi Ketupat 2025.
Baca Juga: Pemkot Malang Siapkan 10 Rute Mudik Gratis
Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat 2025 yang berlangsung mulai tanggal 26 Maret hingga 8 April 2025.
Dilakukannya Operasi ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan kelancara lallu lintas selama periode mudik.
Pada keterangan resminya, Menhub Dudy Purwagandhi menekankan bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025: Garuda Indonesia Siapkan 1,9 Juta Kursi Penumpang
Dalam rapat koordinasi tersebut, Dudy meminta semua pihak untuk bekerja sama dalam memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan,” kata Dudy di Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2025 dengan Kementerian operator BUMN dan swasta sektor transportasi di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (9/3).
“Kita adalah pengelola transportasi sehingga saya menekankan keselamatan menjadi prioritas dalam mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Mulai 24 Maret ASN Bisa Kerja Fleksibel untuk Kurangi Macet Mudik
Dengan langkah-langkah antisipatif yang telah disiapkan, pemerintah berharap agar mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.
Kementerian Perhubungan (Menhub) bersama dengan berbagai stakeholder terus berkoordinasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik demi tercapainya tujuan tersebut. (tiwi)
Editor : Aditya Novrian