RADAR MALANG - Mudik menjadi tradisi yang dinanti oleh banyak orang, namun perjalanan panjang bisa menyebabkan kelelahan dan gangguan kesehatan jika tidak diimbangi dengan pola makan dan hidrasi yang baik.
Baca Juga: Polres Malang Kendalikan Arus Mudik lewat Command Center
Dokter spesialis gizi klinik, mengingatkan para pemudik untuk memperhatikan asupan nutrisi dan cairan agar stamina tetap terjaga.
Menurutnya kurangnya asupan nutrisi dan cairan selama perjalanan dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Beberapa masalah kesehatan yang dapat muncul akibat pola makan yang tidak teratur selama perjalanan antara lain kelelahan, gangguan pencernaan seperti sakit maag, sembelit, atau diare. Hal ini tentu bisa membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang kendaraan.
Agar tetap bugar selama perjalanan, Dokter spesialis gizi klinik menyarankan pemudik untuk mempersiapkan stamina jauh sebelum keberangkatan.
Membawa bekal makanan sehat dan minuman juga menjadi langkah penting agar tubuh tetap terhidrasi dan tidak bergantung pada makanan yang kurang sehat selama perjalanan.
Selama perjalanan, pemudik dianjurkan untuk mengonsumsi cukup cairan guna mencegah dehidrasi.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025: BKM dan Kemenag Instruksikan Masjid Sepanjang Jalur Mudik Buka 24 Jam
Selain itu, ia menyarankan untuk menghindari makanan yang terlalu pedas, asam, atau mengandung banyak gas, serta minuman berkafein tinggi.
Mudik seringkali membuat tubuh lemas, Dokter spesialis gizi klinik menyarankan pemudik untuk mengatur waktu istirahat dan melakukan relaksasi guna mengurangi ketegangan otot.
Mendengarkan musik atau melakukan peregangan ringan dapat membantu tubuh tetap rileks selama perjalanan.
Selain menjaga pola makan dan hidrasi, pemudik juga dianjurkan untuk membawa obat-obatan pribadi guna mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin terjadi selama perjalanan.(fd)
Editor : A. Nugroho