Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Prabowo Undang 7 Media ke Hambalang, Bahas Teror Tempo hingga Tarif AS

Aditya Novrian • Senin, 7 April 2025 | 17:50 WIB
7 jurnalis diundang Prabowo untuk melakukan wawancara di kediamannya di Hambalang. (Instagram/@prabowo)
7 jurnalis diundang Prabowo untuk melakukan wawancara di kediamannya di Hambalang. (Instagram/@prabowo)

RADAR MALANG - Bukan halal bihalal, Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan 7 jurnalis dan 7 media untuk diwawancarai.

Kesempatan ini diabadikan dalam media sosialnya, salah satunya di Instagram.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan wawancara bersama 7 Jurnalis dari 7 grup media yang ada di tanah air,” tulis Prabowo dalam caption Instagramnya.

7 jurnalis tersebut diundang ke kediamannya di hambalang pada hari Minggu, 6 April 2025.

Baca Juga: Mengikuti Arahan Presiden Prabowo Subianto, Menhub Siap Kawal Angkutan Mudik Lebaran 2025

Tujuh jurnalis tersebut terdiri dari 6 pemimpin redaksi (Pemred) dan satu penyiar berita.

Yaitu founder Narasi Najwa Shihab, Pemred detikcom Alfito Deannova Gintings, Pemred tvOne Lalu Mara Satriawangsa, Pemred IDN Times Uni Lubis, Pemred Harian Kompas Sutta Dharmasaputra, dan Pemred SCTV-Indosiar Retno Pinasti.

News Anchor TVRI Valerina Daniel berperan sebagai moderator.

Wawancara yang dilakukan di meja bundar tersebut membahas sejumlah isu terkini.

Mulai dari isu ekonomi seperti IHSG, tarif yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, isu politik seperti UU TNI, hingga isu teror kepala babi yang dialami oleh Tempo.

Baca Juga: Menteri Kehakiman Palestina Temui Prabowo Bawa Surat dari Presiden, Ini Isinya!

Dilansir dari Tempo, dalam wawancara tersebut, durasi yang diberikan rencananya hanya dua jam.

Sebab, Presiden Prabowo memiliki agenda untuk bertemu Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Namun, wawancara tersebut ternyata berlangsung hampir 3 jam.

Dengan durasi yang terbatas, satu pemred hanya diberi kesempatan untuk mengajukan satu pertanyaan serta satu follow up question.

Oleh karena itu, meski banyak isu yang dibicarakan, para jurnalis tidak bisa mendalami dengan detail pertanyaan tersebut.

Dilansir dari YouTube KompasTV, Wakil Menteri Komunikasi Digital RI (Wamen Komdigi) Angga Prabowo menyebutkan bahwa ide wawancara ini datang dari Presiden Prabowo sendiri.

"Waktu itu Pak Presiden bilang, kayaknya sudah saatnya wawancara dan menjawab, mungkin banyak juga isu-isu yang berkembang. Presiden juga ingin menyampaikan apa yang sudah dikerjakan selama 150 hari kerjanya," ujarnya. (rossa)

Editor : Aditya Novrian
#Prabowo #Besar #Isu Terkini #jurnalis #wawancara #pemred #Media