Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Film Bidaah Dikecam Laskar Aswaja Aceh, Netizen Justru Beri Dukungan

A. Nugroho • Selasa, 15 April 2025 | 17:55 WIB
Poster film Bidaah
Poster film Bidaah

RADAR MALANG - Film Bidaah yang merupakan film garapan dari Malaysia ini sedang menjadi bincangan warga internet. 

Film yang viral ini menuai kontroversi setelah mendapat kecaman dari Laskar Aswaja Aceh.

Laskar Aswaja Aceh merupakan sebuah organisasi yang menilai bahwa film Bidaah menyesatkan dan berpotensi mencemarkan ajaran islam.

Pembina Laskar Aswaja Aceh, Tgk Umar Rafsanjani, menyatakan bahwa film tersebut menggambarkan ajaran Islam secara keliru dan dapat memicu kebencian terhadap ulama.

Baca Juga: Trailer Film Mendadak Dangdut Rilis, Wika Salim Comeback dan Siap Menggebrak Layar Lebar

Menurut Tgk Umar, istilah bid’ah dalam Islam memiliki definisi yang jelas dalam konteks akidah.

Akan tetapi, dalam film ini, konsep tersebut disajikan dengan cara yang bisa memunculkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

Pembina organisasi tersebut juga mempertanyakan bagaimana film ini bisa lolos sensor dan ditayangkan secara luas tanpa kajian mendalam dari pihak terkait.

Baca Juga: Sejarah Baru Film Lebaran, 4 Judul Tembus 1 Juta Penonton

Namun, kecaman tersebut justru memicu reaksi beragam dari netizen.

Banyak yang berpendapat bahwa film Bidaah bukanlah bentuk penghinaan terhadap Islam, tetapi sebagai bentuk kritik sosial terhadap penyalahgunaan ajaran agama oleh oknum tertentu.

Beberapa netizen mengatakan bahwa kisah dalam film ini memang mencerminkan kejadian nyata yang pernah terjadi di beberapa tempat, sehingga justru menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik keagamaan yang menyimpang.

Baca Juga: Sosok Dibalik Kreator Film Animasi Jumbo yang Mendunia, Mengawali Karir Dari Tutorial Gambar di Majalah Bobo hingga Jawara Stand Up Comedy

Komentar seperti “Alih-alih menyesatkan, justru film ini dapat membuka mata orang-orang bahwa di dalam agama ada oknum-oknum tertentu menggunakan agama sebagai keuntungan pribadi bagi dirinya sendiri,” banyak bermunculan di media sosial.

Bahkan, beberapa netizen mempertanyakan mengapa pihak yang mengecam film ini justru terlihat tersinggung, padahal film tersebut mengangkat isu yang memang pernah terjadi.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak produksi film maupun badan sensor malaysia terkait kontroversi ini.

Namun, perdebatan mengenai bagaimana agama dipresentasikan dalam dunia perfilman terus berlanjut, dengan netizen yang semakin aktif dalam memberikan perspektif mereka. (fi)

Editor : A. Nugroho
#film viral #menuai kontroversi #Tanggapan Netizen #Bidaah film