Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Enam Wanita Terbang ke Luar Angkasa Bersama Blue Origin dalam Misi Bersejarah

Aditya Novrian • Rabu, 16 April 2025 | 19:05 WIB
Ilustrasi roket perjalanan luar angkasa (Freepik.com)
Ilustrasi roket perjalanan luar angkasa (Freepik.com)

Radar Malang - Senin, 14 April 2025, menjadi hari bersejarah bagi dunia penerbangan luar angkasa ketika enam wanita dari berbagai latar belakang meluncur ke luar angkasa menggunakan, yang didirikan oleh Jeff Bezos.

Misi ini diberi nama NS-31 dan dilaksanakan dari Launch Site One di Van Horn, Texas, Amerika Serikat.

Penerbangan ini berlangsung selama 10 menit 21 detik dan mencapai ketinggian lebih dari 100 kilometer, melampaui garis Kármán yang menandai batas resmi luar angkasa.

Ini menjadi misi luar angkasa pertama dengan seluruh awak wanita sejak Valentina Tereshkova dari Uni Soviet melakukan misi solo pada 1963.

Keenam awak dalam misi ini adalah penyanyi pop Katy Perry, jurnalis CBS Gayle King, pilot helikopter Lauren Sánchez, mantan insinyur NASA Aisha Bowe, aktivis hak sipil Amanda Nguyen, dan produser film Kerianne Flynn.

Mereka mewakili keberagaman profesi dan latar belakang, sekaligus menjadi simbol pemberdayaan perempuan dalam bidang teknologi dan eksplorasi ruang angkasa.

Selama penerbangan, Katy Perry menyanyikan lagu “What a Wonderful World” sebagai penghormatan bagi putrinya yang bernama Daisy, dengan membawa bunga daisy sebagai simbol kasih sayang.

Peluncuran ini menuai banyak perhatian, tidak hanya karena prestasinya tetapi juga kritik dari sebagian kalangan. Beberapa tokoh publik seperti Emily Ratajkowski dan Olivia Munn menilai misi ini sebagai bentuk simbolisme dangkal dan pemborosan di tengah berbagai krisis global yang sedang berlangsung.

Meski begitu, Blue Origin menekankan bahwa tujuan utama misi ini adalah untuk menginspirasi generasi muda, khususnya perempuan, agar lebih percaya diri memasuki bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Penerbangan ini merupakan langkah lanjutan Blue Origin dalam memperluas akses ke luar angkasa bagi publik dan memperkuat narasi bahwa eksplorasi luar angkasa bukan hanya milik kalangan tertentu, tetapi dapat melibatkan siapa pun, termasuk wanita dari berbagai profesi. (Rizz) 

Editor : Aditya Novrian
#Bezos Earth Fund #angkasa #Teknologi #sains #Misi