Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Belajar secara Otodidak, Kakak Adik Wolly Ameera dan Nabil Althaf Aktingnya Dikenal Natural

Bayu Mulya Putra • Rabu, 23 April 2025 | 15:38 WIB
BERBAKAT: Nazifa Ameera Ghassani (kiri) dan Muhammad Nabil Althaf Alfatih berfoto bersama, beberapa waktu lalu.
BERBAKAT: Nazifa Ameera Ghassani (kiri) dan Muhammad Nabil Althaf Alfatih berfoto bersama, beberapa waktu lalu.

KETERAMPILAN berpose di depan kamera lebih dulu dimiliki sang kakak, Nazifa Ameera Ghassani.

Awalnya, pelajar yang sekarang duduk di kelas delapan SMP Negeri 3 Kota Batu itu gemar berlamalama di depan cermin.

Kebiasaan terjadi setelah Wolly Ameera, sapaan karibnya, sering menonton program televisi dari luar negeri.

Salah satunya yakni Fashion TV.

Program televisi Fashion TV kerap menampilkan model-model ternama dunia.

Salah satunya model dari Amerika Serikat, Gigi Hadid.

Sejak melihat Gigi Hadid di televisi, Wolly sering menirukan cara berjalan ala catwalk di depan cermin.

Melihat itu, Anna Nuraina, ibu Wolly ingin kemampuan anaknya lebih terasah.

Misalnya melalui sekolah model atau sekolah akting.

Namun di kota tempat mereka merantau tahun 2015, yakni Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, tidak ada lembaga pendidikan seperti itu.

Demikian pula saat pindah ke Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Alhasil, Wolly belajar secara mandiri ditemani ibunya.

Keduanya hanya bermodal tayangan televisi, YouTube, dan Instagram. Wolly tidak hanya belajar dari satu model saja.

Dia mengawali kariernya dengan mengikuti kompetisi modelling.

Seperti pernah dilakukan di Sibolga, Makassar, Surabaya, Jakarta, hingga Malang.

Kompetisi modelling di Malang diikuti dia sejak pindah ke Kota Batu pada 2018.

Dari sana, Wolly sempat diminta menampilkan gaun dari desainer di event Malang Fashion Runway pertama pada 2018.

Di ajang itu lah pertama kali dia dibayar secara profesional.

Dari sana, eksistensinya semakin dikenal.

Sejak pindah ke Kota Batu, dia mulai mengasah keterampilan lain.

Misalnya saja public speaking, akting, dan bermusik.

Memasuki tahun 2020, dia berkesempatan menjadi talent untuk iklan susu. Kesempatan itu didapat setelah memenangkan kompetisi.

Saat syuting pertama untuk iklan televisi nasional, pandemi masih berlangsung.

Namun, Wolly tetap berangkat dengan ditemani keluarganya.

Karier Wolly sebagai bintang iklan terus berlanjut.

Pada 2022, dia dikontrak UBS Gold untuk ikut dalam pembuatan film pendek.

Film itu juga digunakan untuk promosi.

Dia dikontrak sampai 2024.

Di sela-sela itu, dia juga pernah membintangi iklan lainnya.

Misalnya saja iklan dari Oppo Indonesia, beberapa hotel, dan yang terakhir adalah iklan produk Vicks Inhaler.

Untuk iklan itu, ibunya meminta Wolly tidak berharap banyak.

Sebab persaingannya sangat ketat.

Kebanyakan adalah talenttalent dari Jakarta yang sudah memiliki jam terbang tinggi.

”Ibu saya bilang, kalau dapat berarti rezeki. Namun kalau sebaliknya pasti tetap ada hal yang bisa dipetik,” kenang perempuan kelahiran Banda Aceh tersebut.

Sebelum itu, Wolly terlebih dulu harus mengikuti casting.

Dia sempat minder karena talent-talent lainnya memiliki tampilan dan postur tubuh lebih tinggi.

Sementara Wolly tetap dengan gaya polosnya, make-up khas anak-anak, dan poni pendeknya.

”Saat casting, saya dipanggil selama dua jam untuk dicocokkan dengan talent lain. Sementara talent lain hanya sekitar 15 menit,” cerita Wolly.

Setelah mengikuti casting, dia bersama keluarga langsung bertolak ke Malang.

Sebab, dia sudah sepekan tidak masuk sekolah.

Saat sampai di Bandara Abdulrachman Saleh, ibunya dihubungi pihak sponsor.

Mereka diminta untuk membawa Wolly kembali ke Jakarta tiga hari setelah casting.

Namun mereka tak bisa segera kembali ke Jakarta.

Dia baru bisa ke Jakarta sepekan kemudian.

Meski begitu, mereka tetap ditunggu pihak sponsor.

Dia diterima untuk menjadi talent.

Iklan tersebut akhirnya ditayangkan hingga ke Singapura.

Karier Wolly selama beberapa tahun terakhir ternyata menginspirasi adiknya, Muhammad Nabil Althaf Alfatih.

Pelajar kelas dua SD Negeri Mojorejo 1 Kota Batu itu banyak mempelajari gaya para talent yang ada di lokasi syuting.

”Kebetulan sejak masih duduk di stroller, Nabil sering kami ajak untuk menemani Wolly syuting,” kata Anna.

Tak jarang, Nabil juga mendapat tawaran dari cast-director atau orang-orang di lokasi syuting untuk terjun ke dunia yang sama.

Namun, Anna dan suaminya, Khris, tidak langsung mengizinkan.

Sebab, saat itu usianya masih lima tahun.

Suatu ketika, Nabil mendapat tawaran untuk menjadi talent dalam video music Barasuara.

Tepatnya untuk lagu berjudul ’Terbuang Oleh Waktu’.

Anna memberanikan diri menerima tawaran itu.

Ternyata, Nabil bisa beradaptasi dengan mudah.

Dia juga berkesempatan beradu peran langsung dengan Teuku Rifnu Wikana.

Sejak itu, tawaran bermain peran mulai banyak menghampiri Nabil.

Puncaknya saat dia diminta menjadi pemeran anak utama dan satu-satunya dalam film Angkara Murka.

”Banyak yang menilai kalau akting Nabil ini natural, sehingga disukai,” sebut Anna.

Nabil juga diminta menjadi pemeran dalam film Netflix yang hendak dirilis.

Selain itu, ada film lain berjudul Menuju Pelaminan dan Kampung Jobang Mayit yang pernah dibintanginya.

Di tengah padatnya syuting film, Anna dan Khris terus menekankan agar kedua anaknya bertanggung jawab terhadap pilihannya.

Karena itu, keduanya jarang melihat sikap anaknya yang moody. Itu membuat proses syuting berjalan dengan lancar. (*/by)

Editor : A. Nugroho
#amerika serikat #Wolly Ameera #Belajar Otodidak #stasiun tv #gigi hadid #model #akting #Fashion #Nabi Althaf #catwalk