Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Merayakan Hari Buku Sedunia, Ini 5 Novel Karya Anak Bangsa yang Mendunia

Aditya Novrian • Rabu, 23 April 2025 | 20:20 WIB
(jarmoluk-pixabay)
(jarmoluk-pixabay)

RADAR MALANG - Hari ini (23/4) memperingati hari buku sedunia.

Peringatan ini telah ditetapkan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sejak tahun 1995, dan masih berlanjut hingga saat ini.

Perayaan ini menjadi ajang penghargaan terhadap peran penting buku dalam kehidupan manusia.

Untuk merayakan hari yang spesial, berikut adalah beberapa informasi mengenai lima novel karya penulis Indonesia yang telah mendunia.

1. Laskar Pelangi (Andrea Hirata)
Laskar Pelangi adalah novel fenomenal yang telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa dan tersebar di 130 negara.

Kisahnya mengangkat perjuangan sebelas anak dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan di desa terpencil Belitung.

2. Cantik Itu Luka (Eka Kurniawan)
Novel ini mengisahkan Dewi Ayu yang bangkit dari kematian, mengungkap kutukan dan tragedi keluarganya.

Memadukan romansa, politik, dan sejarah, buku ini sukses diterjemahkan ke 34 bahasa dan memenangkan World Readers' Award 2016.

3. Laut Bercerita (Laila S. Chudori)
Laut Bercerita menyingkap kisah aktivis muda yang hilang dan perjuangan keluarga mencari kejelasan.

Penuh dengan kisah cinta dan kehilangan, novel ini menyentuh hati pembaca internasional dan meraih penghargaan S.E.A Write Award 2020.

4. Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (Buya Hamka)
Karya klasik ini mengangkat kisah cinta antara Zainuddin dan Hayati yang terhalang status sosial.

Dengan latar budaya Minangkabau dan narasi yang puitis, novel ini telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan sukses difilmkan.

5. Ronggeng Dukuh Paruk (Ahmad Tohari)
Mengisahkan Srintil, penari ronggeng yang menjadi simbol desa, novel ini menggambarkan benturan budaya dan tragedi politik 1965.

Karya ini diterjemahkan ke banyak bahasa dan membuat Ahmad Tohari meraih S.E.A Write Award pada 1995.

Lima buku tersebut bisa menjadi bahan bacaan untuk mengisi waktu di hari buku (ney)

Editor : Aditya Novrian
#buku bacaan #23 April #hari buku #rekomendasi