Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Manajemen Pasar Turi Baru Surabaya Bantah Isu Tak Lagi Beroperasi

Aditya Novrian • Kamis, 24 April 2025 | 16:34 WIB

Beberapa pengunjung berbelanja di Pasar Turi Baru. Sejumlah pedagang juga melakukan bongkar muat dan pengiriman barang (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS).
Beberapa pengunjung berbelanja di Pasar Turi Baru. Sejumlah pedagang juga melakukan bongkar muat dan pengiriman barang (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS).

SURABAYA - Beberapa waktu lalu beredar video singkat yang mengabarkan Pasar Turi Baru (PTB) tutup atau tidak beroperasi.

Isu itu menyebar di grup percakapan pada Senin (21/4).

Muncul pula kabar, salah satu sebabnya karena itu bentuk protes petugas keamanan terhadap manajemen PTB.

Baca Juga: Pasar Turi Baru di Surabaya Menunggak PBB hingga Rp 3,6 Miliar

Namun informasi itu tidak tepat.

Berdasar pantauan Jawa Pos kemarin (23/4), aktivitas perdagangan di PTB masih berjalan normal.

Bahkan, sejumlah pedagang juga melakukan bongkar muat dan pengiriman barang. Area parkir cukup ramai.

”Saya beli beberapa perlengkapan alat pelindung diri (APD), ini rompi safety,” ujar Agus, salah seorang pengunjung asal Jambangan.

Dia tidak mendengar isu yang beredar soal PTB tutup.

Baca Juga: Mayoritas Pasar Rakyat di Bumi Kanjuruhan Tak Ber-SNI

Menanggapi masalah yang mencuat, Sales Casual Leasing and Markom Manager PTB Debby Berlina mengungkapkan, kabar yang beredar lewat video pendek itu merupakan disinformasi.

Menurut dia, pintu yang sempat tertutup atau belum dibuka hanya disebabkan permasalahan teknis.

”Kunci pintu utama terbawa dan tertinggal di rumah petugas, jadi tidak tutup sebagaimana video yang beredar,” katanya.

Dia menyebut, hingga saat ini Pasar Turi Baru beroperasi normal.

PTB beroperasi sejak pukul 09.00.

Rutinnya, security membuka pintu untuk operasional lebih awal, yakni pukul 08.30.

Pihaknya juga rutin mengecek ke beberapa lantai, mayoritas stan buka dan melayani pembeli.

Ditanya soal kabar security yang tidak mendapat gaji dan THR, Debby memastikan informasi itu juga keliru.

Baca Juga: Nikmati Makan Malam di Pasar Oro Oro Dowo dengan Nasi Pedas Abang

Sebab, secara teknis security di-handle pihak ketiga.

”Petugas security sifatnya outsourcing, bukan dari manajemen, kami yakin sudah ada mekanisme yang berjalan,” ujarnya.

Dia berharap semua pihak tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

”Kalaupun terjadi, tidak serta-merta tutup ya ada mekanisme, dan sejauh ini masih berjalan dengan baik,” ujarnya. (zam/nor/adn)

Editor : A. Nugroho
#Surabaya #disinformasi #Hoax #perdagangan #pasar turi baru #penutupan pasar