Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perbaikan Drainase Jalan di Kabupaten Malang Dijatah Rp 17 M

Mahmudan • Jumat, 25 April 2025 | 20:15 WIB

CEGAH BANJIR: Drainase yang berada di Jalan Wonokerso, Kecamatan Pakisaji sudah diperbaiki. Kawasan yang sebelumnya jadi langganan banjir, kini sudah tertanggulangi.
CEGAH BANJIR: Drainase yang berada di Jalan Wonokerso, Kecamatan Pakisaji sudah diperbaiki. Kawasan yang sebelumnya jadi langganan banjir, kini sudah tertanggulangi.

KEPANJEN - Selain jalan, infrastruktur drainase juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Sebab, masih terdapat beberapa jalan utama yang masih sering ada genangan saat hujan deras. Di antaranya jalan utama di Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, Pakis, Tirtoyudo, dan Sumbermanjing Wetan.

Oleh karena itu, tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang mengalokasikan Rp 17 miliar untuk penanganan drainase.

Anggaran tersebut untuk 75 penanganan drainase yang tersebar di 33 kecamatan. Menurut pengamatan, sudah terdapat beberapa titik yang sudah terlaksana perbaikan drainase.

Baca Juga: Menteri PU Tawarkan Proyek Perbaikan Irigasi di Kabupaten Malang

Salah satunya di Jalan Wonokerso, Kecamatan Pakisaji. Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, penanganan drainase dilakukan sesuai usulan pemerintah desa (pemdes) dan kecamatan. Namun realisasinya secara bertahap.

“Sebagai contoh di Desa Panggungrejo, saat ini kalau hujan deras, genangan airnya lebih cepat surut karena terbuang ke sungai Metro,” ujarnya ditemui beberapa waktu lalu.

Selain itu, dia juga menyebut, ada salah satu titik ruas jalan di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang sebelumnya menjadi langganan banjir.

“Saat ini, titik itu pun sudah kami selesaikan. Guru-guru dan siswasiswinya berterima kasih karena di sana bertahuntahun selalu banjir,” kata Oong, sapaannya.

Baca Juga: Perbaikan Insidental di Kota Malang Dilanjutkan Kembali

Pembangunan drainase tersebut sebagai bentuk rencana penanganan jangka pendek. Sedangkan sebagai upaya jangka panjang, pihaknya akan menambah sistem drainase yang lebih efektif dan efisien.

Pihaknya juga akan mengupayakan pengembangan sistem pengelolaan air hujan dan penanaman vegetasi atau penghijauan.

Penanaman vegetasi atau penghijauan dapat menambah resapan air. Sehingga air hujan dapat langsung meresap ke tanah tanpa melimpas ke permukaan. Kemudian sistem pengelolaan air hujan dapat berbentuk berbagai macam. Misalnya sumur resapan, biopori, dan kolam retensi.

Selain itu, terdapat beberapa rencana aksi yang akan dilaksanakan oleh DPUBM. Di antaranya meningkatkan koordinasi antar instansi dan stakeholder, melakukan pemantauan dan evaluasi rutin, mengoptimalkan penggunaan teknologi dan inovasi, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam merawat drainase di lingkungannya. (yun/dan)

Editor : Aditya Novrian
#Drainase #jalan #malang #Kabupaten #Perbaikan